3 Jam Lebih Api Berkobar di Gedung Kantor Pemprov Bali

3 Jam Lebih Api Berkobar di Gedung Kantor Pemprov Bali

Butuh tiga jam lebih petugas berusaha memadamkan api di Gedung Kantor Pemprov Bali. (foto - ist)

Denpasar - Belum lama berselang setelah digunakan sebagai tempat pengundian nomor urut calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang terletak di kawasan Renon Denpasar terbakar. Butuh 3 jam lebih petugas untuk menjinakkan si jago merah.

Pada awalnya tampak asap pekat dari Gedung Biro Hukum dan Tata Pemerintahan sekitar pukul 16.30 Wita. Namun, asap yang mengepul berubah menjadi api yang berkobar cukup besar. "Itu Gedung Biro Hukum dan Pemerintahan," kata seorang pegawai Humas Pemrov Bali, Selasa (13/2/2018) malam.

Kebakaran sepertinya bersumber dari lantai tiga gedung itu. Sejumlah pegawai Pemprov Bali berhamburan keluar ruangan menyelamatkan diri. Namun, api menjalar ke lantai dua gedung. Petugas yang datang sekitar 15 menit setelah gedung terbakar berupaya memadamkan api.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran melanda gedung itu. Dugaan sementara api bersumber dari korsleting listrik. Belasan mobil pemadam kebakran dibantu water cannon milik Polda Bali bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berjibaku menjinakkan si jago merah.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika yang ikut memantau pemadaman api mengatakan, usia gedung di Kantor Gubernur Bali itu sudah cukup tua, yakni dibangun sekitar tahun 1978. Orang nomor satu di Bali itu memastikan untuk arsip penting sudah diamankan di Biro Arsip.

"Artinya sudah waktunya dibangun gedung baru," kata Pastika. Sedangkan untuk berkas yang tersimpan, soft copy-nya sudah diamankan," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,