Mobil Apung, si Mungil yang Bisa Mengapung Ketika Banjir

Mobil Apung, si Mungil yang Bisa Mengapung Ketika Banjir

Mobil Apung yang bisa mengapung di tengah banjir. (foto - gyartastrend.hu)

Tokyo - Selama ini Jepang diketahui cukup akrab dengan peristiwa alam, seperti gempa bumi dan banjir ataupun tsunami. Hal itu justru memicu untuk menciptakan banyak inovasi, agar saat terjadi gemba bumi ataupun banjir dampak yang ditimbulkan tidak terlalu besar. Salah satunya mobil apung.
 
Dilansir Road and Track, mantan pekerja Toyota Hideo Tsurumaki itu membentuk perusahaan bernama Fomm Corp, yang bakal memproduksi mobil mungil dengan kemampuan bisa mengapung. "Saya pikir akan menaruhnya di depan rumah. Pasti banyak juga yang berpikir demikian," kata Tsurumaki.
 
Perusahaan Tsurumaki tersebut akan menjual sendiri mobil listrik berkapasitas empat penumpang terkecil di dunia dengan kemampuan apungnya. Mobil mungil tersebut menyasar negara-negara di kawasan ASEAN seperti Indonesia, yang memiliki curah hujan tinggi.
 
Namun, Fomm menyebutkan mobil mungil tersebut bukanlah mobil amfibi dan pergerakannya di air terbatas. Mobil bisa menempuh jarak 160 km dalam satu kali pengecasan. Kecepatan maksimum yang bisa ditempuh mencapai 80 km/jam.
 
Tsurumaki berharap, hingga akhir tahun 2018 perusahaannya mampu memproduksi 10.000 unit mobil apung. Mobil mungil tersebut sepertinya cocok untuk daerah rawan banjir.
 
Apabila tiba-tiba di jalan hujan turun dan menyebabkan banjir, maka tidak perlu merasa khawatir mobil akan mogok di tengah jalan karena tak bisa melintasi air, maka mobil apung solusinya. (Jr.)**
.

Categories:Otomotif,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait