Dhawiya Zaida Terancam Penjara Minimal Lima Tahun

Dhawiya Zaida Terancam Penjara Minimal Lima Tahun

Dhawiya jadi tahanan kepolisian bersama sang kakak, Syehan dan kakak iparnya Chauri Gita. (foto - ist)

Jakarta - Dhawiyah Zaida ditetapkan sebagai tersangka atas kasus narkoba. Ia pun dijatuhi sejumlah pasal, setelah menyimpan sekaligus memakai narkoba jenis sabu yang ditemukan polisi di kediamannya di kawasan Cawang Jakarta Timur.

Berdasarkan keteangan polisi, akan ada proses penahanan yang lebih lama lagi bila ada bukti selanjutnya yang terungkap oleh kepolisian. "Minimal lima tahun hukuman," sebut Jean Calvijn Simajuntak, Kasubdit 1 Ditreserse  Narkoba Polda Metro Jaya, Sabtu (16/2/2018).

Dhawiya kini harus mendekam di tahanan kepolisian bersama sang kakak, Syehan juga kakak iparnya Chauri Gita yang tengah mengandung enam bulan. Sang tunangan yang menjadi pemasok narkoba juga turut merasakan dinginnya lantai penjara.

Sabu seberat 0,45 gram dan 0,49 gram ditemukan di kamar pribadi Dhawiya. Sejumlah peralatan nyabu seperti bong, cangklong hingga aluminium foil juga turut diamankan.  Polisi terus lakukan pendalaman, terlebih kakak kandung Dhawiya lainnya, Ali Zainal memang tak berada di lokasi namun urine-nya positif saat ikut diperiksa.

Dalam penangkapan itu, polisi tak hanya menemukan sabu di kediaman Dhawiya Zaida. Mereka juga menemukan seperangkat peralatan terkait barang haram itu di sebuah kotak makeup. Kotak makeup bercorak garis hitam-putih itu dijadikan tempat untuk menyimpan bong, cangklong, plastik klip hingga aluminum foil.

Ironis, tampak tulisan selawat pada sebuah kertas terselip di bagian dalam penutup kotak itu. Kotak makeup itu menjadi salah satu barang yang dibawa kepolisian. Hal itu menjadi sesuatu yang ganjil. Kertas bertulisan selawat Nabi itu disematkan pada kotak penyimpan barang ilegal sekaligus terlarang. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,