Satu Lagi Ditemukan, Korban Longsor di Kediri Jadi 4 Orang

Satu Lagi Ditemukan, Korban Longsor di Kediri Jadi 4 Orang

Pencarian korban di longsor di kawasan penambangan pasir liar di Sungai Ngobo perbatasan Kabupaten Kediri dan Malang. (foto - ist)

Kediri - Satu orang lagi korban tewas tertimbun longsor di kawasan penambangan pasir liar di Sungai Ngobo perbatasan Kabupaten Kediri dan Malang ditemukan tertimbun di bawah truk yang dikendarainya. Sebelumnya, pada Jumat lalu, tiga korban tewas sudah dievakuasi.
 
Tim gabungan berhasil menemukan jenazah korban Narji, setelah melakukan pencarian selama satu jam. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Plosoklaten Kabupaten Kediri. Korban sempat divisum luar oleh tim dokter, lalu jenazah diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

Narji merupakan salah satu sopir truk yang ditemukan tertimbun di bawah truknya. Ketinggian material longsor yang menimbun korban sebelumnya sekitar tiga meter, namun sudah digali pada Jumat siang. Jenazah Narji ditemukan setelah penggalian satu meter pada Sabtu pagi.

"Kami menemukan jenazah Pak Narji tepat pukul 08.15 WIB. Kami selesai melakukan proses evakuasi pukul 08.45 WIB karena memang jenazahnya tertimbun material, terkubur tanah longsoran. Jenazah langsung kami bawa ke rumah duka,” kata Ketua URC BPBD Kediri Windoko.

Sementara itu, tiga penambang pasir lainnya selamat. Selain Narji, tiga korban tewas lainnya yang lebih dulu dievakuasi, yakni Andik (35) dan Seno (30), keduanya warga Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten. Lalu Sugiyanto (35) warga Desa Badek Sepawon Kecamatan Plosoklaten. 
 
Sementara korban selamat semuanya juga berasal dari Kecamatan Plosoklaten, yaitu Mur (34) warga Desa Badek Sepawon, Sulis warga Desa Sumberagung, Samsul (24) warga Desa Sumberagung dan Iksan warga Desa Sumberagung. Kawasan itu selama ini memang dikenal rawan longsor, apalagi pada musim hujan yang membuat kondisi tanah labil. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,