Bunga Bangkai di Tahura Bandung Memasuki Fase Dorman

Bunga Bangkai di Tahura Bandung Memasuki Fase Dorman

Bunga Bangkai hasil eksplorasi Tim Taman Ir. H Djuanda (Tahura) Bandung. (foto - ist)

Bandung - Bunga Bangkai hasil eksplorasi Tim Taman Ir. H Djuanda (Tahura) Bandung pada tahun 2006 di Cagar Alam Taba Penanjung Bengkulu, kini tengah mengalami fase dorman (masa istirahat) yang ditandai dengan kuncupnya bunga bangkai.
 
Berdasarkan keterangan salah seorang staf konservasi di Tahura Bandung, Ganjar Mulyana di Bandung, Selasa (20/2/2018) mengatakan, setelah sempat mekar sempurna selama dua hari pada bulan Januari 2018 bunga itu kembali kuncup.
 
Menurutnya, hal itu tidak disebabkan oleh faktor cuaca maupun kurangnya pemeliharaan, melainkan karena siklus yang rutin terjadi pada bunga bangkai tersebut. "Enggak ada faktor cuaca. Memang sudah siklusnya, jadi ada fase generatif ketika ada cukup makanan di dalam umbi, fase fegetatif dan fase dorman," katanya.
 
Fase berbunga pada bunga bangkai, lanjutnya mencapai hingga tujuh tahun lamanya dan fase tersebut bisa dibantu dengan perawatan, seperti pemupukan, penggemburan tanah dan lain-lain.
 
Umbi-umbi yang ditanam di Tahura sebelumnya diaklimatisasi terlebih dahulu, sedangkan proses tersebut dilakukan di Kebun Raya Cibodas Bogor selama kurang lebih satu bulan.
 
Di Tahura, terdapat empat umbi raksasa yang ditanam, namun mati satu di Kebun Raya Cibodas Bogor ketika diaklimatisasi. Umbi-umbi itu ditanam pertamakali pada tahun 2007. Dari ketiga umbi itu salah satunya mekar untuk pertamakalinya pada tahun 2010.
 
Umbi yang sempat mekar tersebut mengalami pemekaran yang keduakalinya pada tahun 2018. Sejauh ini, belum ada rencana selanjutnya dari Tahura untuk menambah penanaman umbi jenis itu.
 
"Taman Hutan Raya ini kan salah satu fungsinya untuk mengoleksikan, bisa saja ke depannya ditambah lagi eksplorasi ke Bengkulu," tambah Ganjar. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,