6 Jam si Jago Merah Ludeskan Matahari Mall Kudus Jateng

6 Jam si Jago Merah Ludeskan Matahari Mall Kudus Jateng

Kebakaran Matahari Mall di Jalan Lukmonohadi Kabupaten Kudus Jawa Tengah. (foto - ist)

Kudus - Sekitar enam jam lebih api melalap Matahari Mall yang berlokasi di Jalan Lukmonohadi Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Belasan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam kebakaran, karena petugas sulit memadam kobaran api di gedung berlantai tiga itu.
 
Kasat Lantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto menjelaskan. petugas pun melakukan pengalihan arus sejak awal terjadi kebakaran terjadi sekitar pukul 06.44 WIB, Kamis (22/2/2018). Pengalihan arus lalu lintas itu dilakukan terkait aktivitas pemadaman kebakaran.
 
"Semua kendaraan yang akan melintas di depan Matahari dialihkan. Seperti di Jalan Lukmonohadi bisa melintas di Jalan A Yani dan sekitarnya," kata Eko. Sementara kendaraan dari arah Jepara dialihkan melintas alun-alun dan tembus ke A Yani untuk yang ke arah Semarang.
 
Menurut Kepala BPBD Kudus Bergas C Penanggungan, pihaknya menghitung ada belasan unit armada pemadam kebakaran yang ada di lokasi peristiwa. Masing-masing armada rata-rata bolak-balik mengisi air lebih dari sekali.
 
"Ada belasan unit. Karena armada itu tak berhenti mengisi air lagi setelah memadamkan di lokasi kebakaran. Jadi ya tiap armada ada yang lebih dari satu kali memadamkan setelah mengisi air," katanya. Di lokasi beberapa armada pun hilir mudik mengambil air. "Sejumlah perusahaan swasta banyak yang ikut mengerahkan armada," sebutnya.
 
Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, api masih belum juga tuntas dipadamkan, asap hitam pekat pun masih membumbung dari lokasi kebakaran. Petugas kebakaran, polisi, TNI, relawan dan warga bahu membahu ikut memadamkan kebakaran.
 
Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menambahkan, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Karena pihaknya masih fokus upaya pemadaman. "Kita terus melakukan pemadaman. Untuk penyebabnya kita akan cari tahu setelah api dapat dipadamkan," katanya.
 
Untuk itu, pihaknya sudah menghubungi tim labfor dari Semarang untuk melakukan identifikasi penyebab kebakaran. Yang jelas, tim labfor akan turun menyelidiki penyebab kebakaran jika api sudah dapat dipadamkan. Ia juga belum bisa memastikan apakah ada korban atau tidak.
 
Ia mengatakan, api muncul dari lantai 2 yakni gerai pakaian. Banyaknya pakaian mempercepat penyebaran kebakaran di lokasi. Pihaknya juga masih melakukan pengamanan di lokasi. Termasuk mengamankan barang-barang milik Matahari agar tak ada penjarahan.
 
Sementara itu, Komandan Pemadam Kebakaran PT Djarum Hardi Cahyana mengatakan, pihaknya telah melokalisir api yang sudah meguasai gedung. Pemadam diarahkan untuk menyekat dengan menyiramkan air di sekeliling gedung. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,