29 Ribu Warga di 8 Kecamatan Bandung Selatan Diungsikan

29 Ribu Warga di 8 Kecamatan Bandung Selatan Diungsikan

Banjir di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. (foto - Twitter)

Bandung - Sekitar 29 ribu warga dari delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung terpaksa mengungsi akibat banjir, yang dipicu tingginya curah hujan beberapa hari terakhir. Kedelapan kecamatan itu yakni Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Majalaya, Paseh, Ibun, Solokan Jeruk dan Rancaekek.

Berdasarkan data terakhir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, banjir merendam 9.938 rumah, 10 bangunan sekolah dan 27 tempat ibadah.

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Akhmad Djohara, seluruh petugas bekerja sama dengan polisi, tentara, polisi pamong praja, Dinas Perhubungan dan Basarnas.

Selain mengerahkan para petugas, peralatan untuk evakuasi dan batuan logistik dikirim ke lokasi banjir. Sejumlah peralatan evakuasi dan penanganan banjir. Antara lain perahu karet hingga kendaraan pengangkut air bersih.

"Kendaraan logistik tersebut sempat tersendat tak bisa melaju karena arus lalu lintas mengalami kemacetan parah, Bahkan cenderung lumpuh hingga siang hari," kata Akhmad di Bandung, Jumat (23/2/2018).

Menurutnya, jalan raya penghubung di wilayah Andir, Katapang, Dayeuhkolot menuju Banjaran, Dayeuhkolot ke Ciparay dan dari Majalaya ke Rancaekek tidak bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan. Hanya ada satu akses jalan yang bisa dilalui, yaitu Jalan Cikarees dan Bojongsoang meski macet total.

Ketinggian banjir yang menggenangi 8 kecamatan bervariasi antara 30-200 sentimeter. Tak hanya banjir, tanah longsor terjadi di dua desa, yaitu Kutawaringin dan Ibun. "Di Desa Kutawaringin Kecamatan Kutawaringin, hanya menghambat arus lalu lintas. Sedangkan di Desa Dukuh Kecamatan Ibun, ada 6 rumah roboh, tapi tidak menimbulkan korban jiwa," kata Akhmad.

BPBD Kabupaten Bandung menyatakan, seluruh pengungsi akibat bencana banjir dan tanah longsor telah ditempatkan ke lokasi pengungsian. Namun, sebagian lagi masih bertahan di tempat tinggalnya masing-masing. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,