Terbongkar, Praktik Pijat Plus-Plus Kaum Gay di Surabaya

Terbongkar, Praktik Pijat Plus-Plus Kaum Gay di Surabaya

Unit PPA Polrestabes Surabaya tangkap Fiqih Adiyatma (bertopeng putih), mucikari pijat gay. (foto - jawapos)

Surabaya - Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Jawa Timur berhasil membongkar praktik pijat plus-plus sesama jenis laki-laki (gay). Pihak kepolisian mengamankan tiga pria, yang kedapatan sekamar di sebuah hotel Jalan Panglima Sudirman Surabaya.

Ketiga orang tersebut masing-masing berinisial FA (29) warga asal Gresik, AN (27) warga Lumajang dan HR (35) warga asal Sumenep. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi menetapkan FA sebagai tersangka. Sedangkan AN sebagai korban dan HR sebagai saksi. 

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan kondom, uang senilai Rp 1.276. 000 dan dua HP sebagai barang bukti. Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar menyatakan, modus operandi yang dilancarkan tersangka dengan menawarkan AN untuk pijat plus-plus sesama jenis laki-laki pada HR.

Adapun tarif yang dipatok per sekali kencan mencapai Rp 800 ribu. Mereka bertiga lalu pergi ke hotel untuk bertransaksi. Namun, ketika akan melakukan aksinya keburu digerebek dan ditangkap polisi. Mereka pun langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk diperiksa.

"Tersangka memasarkan pijat plus-plus sesama jenis tesebut lewat media sosial. Dari tarif Rp 800 ribu untuk sekali kencan, tersangka dapat bagian Rp 650 ribu. Sedangkan korban AN dapat bagian Rp 150 ribu," sebut Lily, Jumat (23/2/2018).

Menurutnya, tersangka mengaku baru pertamakali melakukan transaksi tersebut. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO. Ancaman hukumannya paling singkat 3 tahun penjara dan paling lama 15 tahun. (Jr.)**

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,