Penyuap Komisioner KPU & Ketua Panwaslu Garut Diciduk

Penyuap Komisioner KPU & Ketua Panwaslu Garut Diciduk

Kantor KPU Kabupaten Garut. (foto - ist)

Bandung - Tim gabungan terdiri atas  Satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri, Satgasda Jabar serta Polres Garut mengamankan pelaku berinisial DD dalam kasus dugaan suap, yang melibatkan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri dan komisioner KPU Garut Ade Sudrajat.

Hal itu dibenarkan Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana. "Kami menahan seseorang berinisial DD," sebut Umar Surya Fana, Minggu (25/2/2018). DD memberi suap untuk meloloskan salah satu calon dalam Pilbup Garut. "Dia diduga sebagai pemberi suap," kata Umar.

Sejauh ini, ketigaya masih menjalani pemeriksaan intensif. Dalam kasus ini, polisi menerapkan Pasal 11 dan atau 12 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan atau Pasal 3 dan 5 Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Pasal 11 dan 12 mengatur soal pemberian suap dan gratifikasi kepada Pegawai Negeri Sipil atau penyelenggara negara.  Sementara ‎Pasal 3 UU TPPU menyebut soal tindak pidana menyembunyikan dan menyamakan asal-usul harta kekayaan, dan Pasal 5 mengatur pihak-pihak yang menerima materi bersumber dari hasil tindak pidana.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto menyatakan, polisi sudah mengamankan barang bukti transfer uang kepada Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri, yang diduga hasil suap dengan nominal Rp 10 juta. "Sudah kami amankan sebagai barang bukti," katanya.

Polisi juga menyita buku rekening dan 4 ponsel milik Heri Hasan Basri, sedangkan dari tangan Ade Sudrajat polisi menyita satu mobil Daihatsu Sigra warna putih dan 3 ponsel. Kasus itu masih didalami, termasuk mendalami pasangan calon yang diduga menyuap keduanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,