Amerika Tengah Lumpuh Badai Picu Banjir, 5 Orang Tewas

Amerika Tengah Lumpuh Badai Picu Banjir, 5 Orang Tewas

Banjir melanda pusat kota di Covington Amerika Tengah setelah diterjang tornado. (foto - Associated Press)

Kentucky - Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas akibat badai yang melanda Amerika Serikat selama akhir pekan. Badai tersebut menyebabkan banjir hingga hantaman tornado di sejumlah wilayah negara bagian Amerika Tengah.

Seperti dilansir dari BBC, Selasa (27/2/2018) badai juga menyebabkan hujan es dan angin kencang di negara bagian Amerika tengah dan selatan. Sedikitnya tiga orang meninggal dunia di Kentucky, ketika tornado melanda wilayah itu.

Satu dari korban tewas tersebut merupakan wanita lanjut usia. Wanita berusia 79 tahun itu tewas di rumahnya, sedangkan dua orang korban tewas lainnya ditemukan dalam kendaraan yang terendam banjir.

Korban bernama Mrs. Combs. Sang putri, Tammy Brown menyebutkan, tornado meluluhlantakkan segalanya di rumah orangtuanya ketika badai menyerang, pada Sabtu 24 Februari siang.

Sejumlah gubernur di beberapa negara bagian Amerika Serikat telah menyatakan kondisi darurat bencana di belasan wilayah, karena hujan deras yang berlanjut pada Minggu 25 Februari. Hujan deras menyebabkan banjir terus meluas.

Ketika peristiwa itu terjadi, ayahnya tengah meletakkan karung pasir di luar rumah. Ayah Tammy tersedot ke ruang bawah tanah saat angin kencang menerjang. "Ia kehilangan segalanya hanya dalam waktu 12 menit," sebut Tammy. Pasangan Combs itu baru saja merayakan hari ulang tahun pernikahan mereka yang ke-60.

Tak hanya di Kentucky, Tornado juga terjadi di Tennesse dengan angin kencang tercatat mencapai 125 mph atau 200 km per jam. Namun tidak ada korban di wilayah tersebut.

Namun demikian, seorang gadis remaja dilaporkan terluka akibat tertimpa puing bangunan yang terjadi saat petir menyambar, Sabtu 24 Fenruari malam. Peristiwa itu terjadi saat berlangsungnya pertandingan bola basket.

Sementara itu, Dinas Cuaca Nasional AS menyebutkan, banjir yang meluas tersebut mempengaruhi dari sejumlah wilayah di Pantai Teluk ke wilayah Danau Besar. Air di Danau Ohio mencapai tinggi hingga 18 meter. Ini merupakan tingkat tertinggi selama 21 tahun. Peringatan lebih lanjut pun akan segera diberlakukan. Sebab, curah hujan pada pekan ini diperkirakan akan lebih tinggi lagi. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,