Lebih 30 Orang Tewas Akibat Gempa 7,5 SR di Papua Nugini

Lebih 30 Orang Tewas Akibat Gempa 7,5 SR di Papua Nugini

Longsor di wilauah Hela Papua New Guinea setelah dihantam gempa 7,5 SR. (foto - Reuters)

Porgera - Lebih dari 30 orang dilaporkan tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang kawasan pegunungan di Papua Nugini, pada Senin 26 Gebruari 2018. Gempa berkekuatan 7,5 SR itu mengguncang kawasan 90 km dari Porgera Provinsi Enga, yang diikuti dua gempa susulan.

Dilansir AFP, Selasa (27/2/2018) sebanyak 13 orang tewas di wilayah Mendi Southern Highlands, sedangkan 18 lainnya juga tewas di dekat Kutubu dan Bosave. Selain itu, sekitar 300 orang mengalami luka-luka serta sejulah bangunan dilaporkan rusak.

Pemerintah sedang mengirimkan tim peninjau yang telah diterbangkan ke wilayah terkena gempa. Tim diharapkan dapat melaporkan mengenai dampak dari guncangan gempa tersebut.

Pihak militer juga dikerahkan untuk membantu memulihkan layanan dan infrastruktur, mengingat sambungan telepon di area tersebut terputus. "Informasi terbaru akan dirilis berdasarkan hasil laporan tim peninjau," kata sekretaris utama pemerintah Isaac Lupari.

Sementara itu, perusahaan ExxonMobil yang berada di wilayah tersebut terpaksa menutup kegiatan perusahaannya. Selain itu, beberapa penerbangan dari perusahaan makapai Komo juga dibatalkan.

Disebutkan, sejumlah operasi produksi perusahaan Oil Search juga ditutup sebagai tindakan pencegahan. Kedua perusahaan tersebut tidak melaporkan adanya korban cedera di antara staf mereka. Seluruhnya berada dalam kondisi yang aman.

Seperti diketahui, gempa bumi kerap melanda Papua Niugini, mengingat negara tersebut terletak di Cincin Api Pasifik, sebuah area di mana aktivitas seismik berada. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,