KSPI Minta Polisi Lepaskan 15 Buruh

KSPI Minta Polisi Lepaskan 15 Buruh

Wakil Sekertaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi

Jakarta - Wakil Sekertaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi mengharapkan, agar polisi segera melepaskan 15 buruh yang ditangkap saat melakukan unjuk rasa di kawasan industri Bekasi.
 
"Mereka tidak melakukan tindakan anarkis saat berunjuk rasa," katanya di Jakarta, Jumat (21/11/2014).
 
Ia menjelaskan dalam aksi yang dilakukan oleh gabungan buruh beberapa Industri di Bekasi tersebut dilakukan secara damai dan tidak terlihat adanya aksi anarkis.
 
Para buruh hanya melakukan orasi-orasi menuntut agar pemerintah menaikan upah buruh dan menurunkan kembali harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
 
"Dalam orasinya mereka juga mengancam kalau upah buruh tidak dinaikan maka mereka akan memblokir tol," ujarnya.
 
Rusdi merasa pihak Polres Bekasi terlalu cepat dalam mengambil keputusan dalam menangkap ke 15 buruh yang melakukan aksi unjuk ras tersebut.
 
Dalam aksi yang tersebut menurut Rusdi, diperkirakan sekitar 50 ribu buruh yang turun ke jalan.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, belum dapat dikonfirmasi terkait hal itu. (AY)
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,