Daop 2 Bandung Layani KA Argo Parahyangan 'New Image'

Daop 2 Bandung Layani KA Argo Parahyangan 'New Image'

Gerbong baru KA Argo Parahyangan beroperasi 4 kali sehari. (foto - ist)

Bandung - PT KAI Daop 2 Bandung meluncurkan gerbong kereta baru,  yakni rangkaian KA Argo Parahyangan New Image. Layanan itu untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang KA Argo Parahyangan, mulai Kamis (1/3/2018).

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus, rangkaian kereta baru itu dalam satu hari akan beroperasi sebanyak 4 kali. Dari 4 kali pemberangkatan tersebut, 2 kali pemberangkatan dari Jakarta dan dua lainnya dari Kota Bandung.

Kelebihan dari rangkaian kereta baru itu, selain memiliki jarak antar-kursi lebih berjauhan yang memungkinkan penumpang bisa berbaring, ruang untuk sandaran kaki pun lebih mudah disetting. "Di gerbong baru juga kita sediakan mushola, jadi ada ruang khusus untuk mushola," katanya.

Untuk menunjang keamanan pada kondisi darurat, gerbong itu juga memiliki spotlight yang akan menyala pada saat kondisi kereta gelap. Dengan demikian, penumpang akan terarah ke lokasi aman dengan mengikuti cahaya tersebut.

Untuk kebutuhan multimedia, KAI juga meng-upgrade layar monitor untuk tayangan hiburan di atas KA. Sebanyak empat layar monitor terpasang di dalam setiap kereta. Dua unit monitor berukuran 32 inci terpasang di ujung depan dan belakang, serta dua layar berukuran 19 inci menggantung di langit-langit kereta. 

Fasilitas lainnya adanya lubang audio jack di setiap tempat duduk, yang berfungsi untuk mendengarkan tayangan yang sedang diputar di monitor dengan memasukkan earphone/headset. Fasilitas itu diberikan KAI untuk memenuhi privasi setiap penumpang dari tayangan monitor. Sebab, tayangan monitor tidak mengeluarkan suara dari speaker, layaknya yang terdapat pada KA-KA yang terdahulu.

Di sisi keselamatan dan keamanan, rangkaian kereta baru itu juga dilengkapi dengan dua CCTV dan dua tangga yang menempel di masing-masing kereta/gerbong, untuk pijakan keluar kereta jika diperlukan dalam kondisi darurat.

Selain itu, di lantai kereta juga disematkan jalur evakuasi yang bisa berpendar dalam kondisi gelap. Sementara itu, smoke detector telah terpasang di ruang restorasi. Jadi apabila ada seseorang yang merokok di sana, otomatis alarm akan berbunyi.

Lewat gerbong baru ini, Joni memprediksi akan ada peningkatan jumlah penumpang mencapai 800 penumpang per harinya. Meski memilki fasilitas terbaru, tidak ada kenaikan tarif untuk KA Argo Parahyangan itu. "Harga tiketnya tidak berubah, artinya tiket pada kereta eksekutif gerbong baru itu sama dengan harga tiket eksekutif terdahulu, mulai dari Rp 120 ribu," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,