Hope Hicks sebagai Orang Ke-3 Undur Diri dari Gedung Putih

Hope Hicks sebagai Orang Ke-3 Undur Diri dari Gedung Putih

Direktur Komunikasi Gedung Putih Hope Hicks undur diri dari gedung Putih. (foto - Reuters)

Washington - Direktur Komunikasi Gedung Putih  Hope Hicks menyatakan mengundurkan diri,  Rabu waktu setempat. Ia jadi orang ketiga yang meninggalkan posisinya, selama masa jabatan Presiden Donald Trump.
 
Pengunduran diri itu disampaikan sehari setelah Hope Hicks bersaksi di kongres. Ia menyebutkan telah mengungkap "kebohongan kecil" saat bekerja untuk pemerintah. "Tak ada kata-kata yang cocok untuk menyampaikan terima kasih saya kepada Presiden Donald Trump," sebut Hope Hicks, dalam suatu pernyataan seperti dilansir Xinhua, Kamis (1/3/2018).
 
Ia berharap yang terbaik untuk Presiden dan pemerintahnya saat ia terus memimpin negaranya. "Hope Hicks luar biasa dan telah melakukan pekerjaan besar selama tiga tahun belakangan. Ia orang yang cerdas dan penuh pertimbangan. Saya akan kehilangan dia, dan saya yakin kami akan bekerja sama lagi di masa depan," kata Donald Trump.
 
Sementara itu Kepala Staf Gedung Putih, John Kelly mengatakan Hope Hicks sebagai orang yang penuh strategi, mampu mengendalikan diri dan bijaksana melebihi usianya. Wanita itu telah melakukan tugas yang sangat besar.
 
Dilaporkan, Hope Hicks salah seorang pembantu Donald Trump yang paling lama bekerja, dan telah mempertimbangkan pengunduran dirinya selama berbulan-bulan. Ia diangkat untuk melaksanakan tugas setelah mantan direktur komunikasi Scaramussi meletakkan jabatan musim panas lalu. Ia diperkirakan meninggalkan Gedung Putih dalam beberapa pekan ke depan.
 
Kepergian Hope Hicks yang bekerja seorang diri selama kampanye Donald Trump terjadi cukup mengejutkan. Kepergiannya membuat Trump makin kehilangan dukungan dari pembantu dekat di sekelilingnya selama kampanye, dan menjadi yang paling akhir dari serangkaian kepergian pejabat senior pada tahun kedua pemerintahannya.
 
Diperkirakan, Hope Hicks memainkan peran yang tak tersentuh di West Wing dan seringkali dipandang sebagai putri titipan ketimbang staf. Mungkin yang terpenting ia bertugas sebagai "konco" dan "pengabsah", yang selalu siap untuk memberi Trump bantuan positif.
 
Hope Hicks adalah orang keempat yang menduduki posisi Direktur Komunikasi sejak Donald Trump diambil sumpahnya. Berita pengunduran dirinya dikeluarkan sehari setelah ia diwawancara selama sembilan jam oleh Panel Gedung Putih, yang menyelidiki keterlibatan Rusia dalam pemilu 2016 dan kontak antara kampanye Trump dan Rusia.
 
Hope Hicks yang menduduki meja paling dekat dengan Oval Office di West Wing telah menjadi peserta sentral, atau saksi bagi setiap tonggak sejarah dan kontroversi di Gedung Putih. Ia mulai bertugas di Gedung Putih sebagai direktur komunikasi strategis, posisi yang hanya sebagian memperlihatkan perannya yang lebih luas sebagai penjaga gerbang presiden ke media. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,