Terbongkar, Eksploitasi 5 Anak di Hotel Le Meridien Jakarta

Terbongkar, Eksploitasi 5 Anak di Hotel Le Meridien Jakarta

Polisi dalami motif eksploitasi lima anak di Hotel Le Meridien Jakarta. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Motif kasus dugaan penyelundupan lima bocah yang dilakukan oleh perempuan berinisial CW (60) masih diselidiki aparat Polres Metro Jakarta Pusat. Sedikitnya ada lima bocah berinisial FA (13), RW (14), OW (13), TW (8) dan EW (10), yang disembunyikan selama puluhan tahun di dalam hotel.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, kasus itu terbongkar setelah ada laporan dari pihak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), yang mendapat informasi dari korban FA yang berhasil kabur dari pelaku karena sering dianiaya.

"Awalnya semua anak diadopsi CW (ibu angkat), tanpa mempunyai dokumen surat jadi itu ilegal. Mereka diajak tinggal sama dia dan sudah bertahun-tahun," kata Roma di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018).

Berdasarkan pengakuan salah seorang korban, mereka dipisahkan dari orangtuanya sejak balita. Pelaku pun tinggal di hotel yang berbeda-beda sejak 2009 lalu, sedangkan semua anak yang masih di bawah umur itu tidak disekolahkan oleh pelaku.

"Anak itu selalu dalam pengawasan CW dan suka berpindah-pindah hotel untuk tempat tinggal, hingga terakhir tinggal di Hotel Le Meridien selama satu tahun. Anak-anak sering dianiaya lalu dimasukkan ke dalam kamar mandi tidak boleh keluar. Mereka pun tidak boleh sekolah," tegas Roma.

Beruntung, pada April 2017 salah satu korban FA kabur tanpa sepengetahuan CW yang ketika itu sudah mulai tinggal di Hotel Le Meridien Menteng Jakarta Pusat. Dalam pelariannya, FA sempat tinggal bersama rekan CW berinisial Y hingga FA berumur 13 tahun. "FA tinggal di rumah Y. Karena kesibukan Y, FA dititipkan ke temannya berinisial R," katanya.

Ketika itulah R mencoba mendaftarkan FA ke salah satu sekolah. Namun terkendala dengan aturan karena tidak mengantongi akte kelahiran, sehingga berkonsultasi dengan LPAI pada Selasa 26 Februari 2018. "Dari pemeriksaan LPAI kepada FA, terbongkar kalau selama ini FA diurus atau diangkat sebagai anak oleh CW tidak punya akte kelahiran," tambahnya.

Karena curiga dan menganggap bermasalah, LPAI melaporkan kecurigaannya ke Polres Metro Jakarta Pusat. Bermodal laporan itu juga akhirnya petugas menggerebek Hotel Le Meridien, tempat CW tinggal dan ditemukan empat anak lainnya bersama pelaku.

Sejauh ini, polisi belum mengetahui motif pelaku mengasuh lima bocah itu selama puluhan tahun. Begitupun petugas belum berhasil mengidentifikasi orangtua asli dari masing-masing lima bocah itu, karena si pelaku masih sakit dan tidak bisa dimintai keterangan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,