Banyak WNA Terlibat Kasus Kekerasan Seks Anak di Bali

Banyak WNA Terlibat Kasus Kekerasan Seks Anak di Bali

AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini jelaskan kasus kekerasan anak di Bali 2018

Denpasar - Sedikitnya terdapat16 kasus yang tercatat di Subdit lV Dis Reskrimum Polda Bali dalam kurun 2001 hingga 2016, terkait kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh Warga Negara Asing (WNA) terhadap kalangan anak-anak di Bali.
 
"Itu adalah data yang masuk ke kita. Kasus itu ibaratnya gunung es. Sebenarnya, itu banyak yang bisa kita buktikan. Namun hanya itu data yang masuk ke kita," sebut Kepala Subdirektorat IV Remaja, Anak dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali AKBP Sang Ayu Putu Alit Saparini.
 
Saparini katakan itu dalam diskusi tentang kasus-kasus kekerasan seksual di Bali, dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang digelar Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Bali di Denpasar, Rabu (7/3/2018).
 
Untuk itu, ia mengimbau pada masyarakat Bali untuk lebih waspada jika ada orang asing yang kontak kepada anak-anak. "Masyarakat lebih waspada jika ada orang asing. Kita boleh menghormati mereka, tapi dalam konteks tertentu kita harus mewaspadai jika kontak dengan anak-anak. Agar tidak lepas dari pengawasan, kiranya didampingi oleh orang-orang dewasa untuk menghindari hal-hal yang terjadi," katanya.
 
Menurutnya, tidak semua orang asing beretika baik jika datang ke Bali. Kemungkinan mereka Paedofilia dan kadang para pelaku seperti itu datang ke Bali untuk mencari korban anak-anak, dan mereka memanfaatkan keramah tamahan penduduk lokal.
 
"Karena beberapa kasus yang kita tangani, ternyata mereka memanfatkan keramah-tamahan kita. Karena kita sangat menghargai pariwisata, sehingga mengakibatkan mereka leluasa untuk bisa menggunakan kesempatan itu," katanya.
 
Saparini juga meminta kepada masyarakat, orangtua dan tokoh agama untuk membantu mencegah kekerasan seksual kepada anak-anak, agaar tidak menjadi korban kekerasan seksual. "Kita harus, melakukan pengawasan terhadap anak-anak, jangan biarkan anak-anak pergi dengan orang asing tanpa pengawasan," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,