Denada Penuhi Panggilan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik

Denada Penuhi Panggilan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik

Denada Penuhi Panggilan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik. (foto - ist)

Jakarta - Denada penuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Rabu (7/3/2018). Pemanggilan itu terkaitan dugaan adanya pencemaran nama baik di media sosial, yang dilaporkan Denada.

Denada menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar dua jam. Selama diperiksa, ia dicecar pertanyaan seputar dugaan pencemaran nama baik, yang dilakukan netizen terhadap putrinya di media sosial.

"Sekitar 22 (pertanyaan), dan hari ini hadir atas laporan beberapa waktu lalu, karena adanya pelanggaran di UU Elektonik (ITE)," kata Minola Sebayang, selaku kuasa hukum Denada.

Seperti diketahui, Denada melaporkan dugaan pelecehan atas putrinya di media sosial pada 14 Februari 2018. Ketika itu, Denada mempolisikan akun @leza_zulkifly atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan sendiri sudah diterima pihak kepolisian dengan nomor register LP/ 864/ II/ 2018/ PMJ/ Dit. Reskrimsus.

Sementara itu, mengenai pemeriksaan Denada membeberkan duduk perkara secara detil dari dugaan pencemaran nama baik terhadap putrinya. "Banyak sekali prosesnya. Memang detil sekali urutannya, dari tanggal, lokasi dan banyak, pokoknya semuanya," katanya.

Sedangkan dalam laporannya, Denada menjerat pemilik akun @leza_zulkifly dengan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang ITE serta Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP. Jika terbukti bersalah, pemilik akun itu bisa dikenakan pidana penjara selama empat tahun serta denda Rp 750 juta. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,