Geger, Warga Ujungberung Temukan Bayi Perempuan

Geger, Warga Ujungberung Temukan Bayi Perempuan

Bayi perempuan ditemukan di lapang terbuka di Kampung Gadog Pasir Wangi Ujungberung Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung Warga Kampung Gadog Pasir Wangi Ujungberung Kota Bandung digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan, yang dibuang sebuah ruangan terbuka di kawasan tersebut, Kamis (8/3/2018).
 
Bayi tersebut masih lengket dengan tali ari-arinya, yang hanya terbungkus kain selimut. Namun demikian, sang bayi masih bernapas dan kondisinya sehat meski telah ditelantarkan oleh orangtuanya.
 
Ketua RW 07 Keluarahan Pasir Wangi Kecamatan Ujungberung, Asep Tono mengatakan penemuan bayi itu pertamakali diketahui oleh tukang ojek, Maman yang kebetulan melintas sekitar pukul 06.30 WIB. Ia langsung melaporkan kejadian itu kepada satpam sebuah kompleks sekitar lokasi.

"Begitu ditemukan, ari-arinya masih menempel pada bayi tersebut, dan hanya diselimuti kain pernel tiga lembar. Alhamdulillah bayinya setelah dicek masih hidup," katanya. Ia menduga, bayi malang tersebut memang sengaja dibuang oleh ibunya. 
 
Setelah diperiksa oleh satpam dan masih bernyawa, langsung menemui bidan Indah Purwanti yang tak jauh dari lokasi. "Setelah diperiksa, bayi itu ternyata sehat dan dilakukan tindakan medis dengan menjahit ari-ari-nya," katanya.

Mengenai usia bayi itu, Asep menduga orangtua telah membuang beberapa jam setelah dilahirkan. Hal itu terlihat dari darah yang masih segar, dan belum dipotong ari-arinya. "Kita masih mencari siapa orangtua yang tega membuang bayi itu," tegasnya.

Berdasarkan pekerangan satpam, sebelum bayi malang itu diktemukan tidak diketahui ada gerak-gerik orang mencurigakan yang sengaja membuang bayi. Kondisinya saat itu memang masih pagi dan belum ada aktivitas warga. 

Rencana bayi itu akan diadopsi oleh beberapa warga yang merasa kasihan. Bahkan Asep pun ikut mendaftar sebagai pihak yang akan mengadopsi. Sampai saat ini bayi itu masih dirawat di bidan tersebut. "Kita masih belum tahu pastinya, apakah akan diadopsi atau diserahkan ke dinas sosial," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,