4 Pelaku Pengeroyokan Depan RS AMC Cileunyi Diringkus

4 Pelaku Pengeroyokan Depan RS AMC Cileunyi Diringkus

Empat pelaku pengeroyokan di depan RS AMC Cileunyi Kabupaten Bandung diringkus. (foto - ist)

Bandung - Jajaran Satreskrim Polres Bandung berhasil menangkap empat pelaku, yang diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga hingga meninggal dunia.
 
Korban bernama Rama (25) meninggal dunia setelah dikeroyok oleh lima orang oknum anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas), yang terjadi di depan Rumah Sakit AMC kawasan Cileunyi Kabupaten Bandung.
 
"Keluarga korban melapor, ada seseorang meninggal dunia akibat pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang. Kita dalami, lalu diketahui pelaku berjumlah 5 orang. Baru empat yang sudah kita amankan, satu orang masih dalam pengejaran," kata KBO Reskrim Polres Bandung Iptu Fitran Romajmah saat gelar perkara di Mapolres Bandung Jalan Bhayangkara Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (9/3/2018).
 
Menurutnya, korban dipukuli oleh kelima tersangka di halaman parkir RS AMC Cileunyi. "Korban sedang mengantar temannya ke RS AMC untuk berobat. Pulang dari sana ia ditahan oleh kelima tersangka di luar rumah sakit. Korban dipukuli di bagian kepala dan perut. Setelah pingsan salah seorang tersangka melindas korban dengan sepeda motor," katanya.
 
Fitran menyebutkan, kejadian pengeroyokan tersebut dipicu karena dendam. "Antara korban dan pelaku saling mengenal, ada permasalahan dendam. Hal itu juga dipengaruhi alkohol baik korban maupun pelaku, karena sebelumnya mereka meminum alkohol," tegasnya. 
 
Dalam penangkapan itu, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa baju korban yang berlumuran darah dan dua sepeda motor. Keempat pelaku yang ditangkap, yakni AW (25), RP alias Tape (23), JR alias Dekol (20) dan DMI (22). Sedangkan seorang pelaku lainnya, EP masih dalam pengejaran.
 
Motif kasus pengeroyokan tersebut masih didalami oleh Satreskrim Polres Bandung. Atas perbuatannya, para tersanga terancam hukuman 12 tahun penjara. "Dikenai Pasal 170 dan 351 jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,