Truk Bermuatan Bahan Kimia Tabrak Toko & Rumah Warga

Truk Bermuatan Bahan Kimia Tabrak Toko & Rumah Warga

Mobil tanki terperosok menabrak warung, toko dan rumah warga di Jalan Raya Ciampea Kabupaten Bogor. (foto - ist)

Bogor - Mobil tanki dengan nomor polisi B 9304 UFU yang memuat 10 ribu liter bahan kimia (H2SO4), terperosok sejauh 10 meter di Jalan Raya Ciampea Kampung Kertasari Desa Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.

Mobil yang di kemudikan Amrizal Chandra itu terhenti setelah menghantam warung tambal ban, warung sate serta tembok sebuah toko bangunan. Unit Laka Lantas Polres Bogor Aiptu Gunawan mengatakan, kecelakaan tunggal itu diduga akibat rem blong.

Mobil tangki itu melaju dari arah Dramaga menuju Leuwiliang kehilangan kendali, karena tidak kuat menanjak serta rem blong. Akibatnya mobil mobil mundur lalu menabrak tembok warga, kemudian terguling di sebelah kiri jalan.

"Amrizal selaku sopir dibawa ke Rumah Sakit Karya Bakti Partiwi, yang mengalami luka di bagian pinggang serta luka memar. Kendaraan pun menunggu petugas untuk diderek,” kata Aiptu Gunawan, Sabtu (10/3/2018).

Sementara itu, pihak pemadam kebakaran Sektor Leuwiliang pun saat kejadian itu langsung datang ke lokasi, mengingat bahan kimia tersebut sangat berbahaya.

Komandan Pemadam Kebakaran Sektor Leuwiliang Diki M mengatakan, pihaknya saat menerima laporan ada mobil tangki berbahan kimia yang mengalami kecelakan, langsung bergegas ke tempat kejadian.

Truk tangki itu mengandung kimia H2SO4 tentu tumpahanya sangat berbahaya, jika kontak langsung dengan manusia. Bahkan, uap yang ditimbulkan bisa menggangu pernapasan dan ketika terkena kulit bisa membakar kulit.

Tim pemadam kebakaran langsung menyiramkan air ke sekitar pemukiman warga, karena bahan kimia itu terpapar ke area permukiman warga. "Kita menyiramkan air untuk menetralisir bahan kimia itu, agar tidak kontak dengan warga," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,