Wilayah Cisaranten Terendam Akses Jalan Cingised Lumpuh

Wilayah Cisaranten Terendam Akses Jalan Cingised Lumpuh

Banjir rendam wilayah Kelurahan Cisaranten Endah Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. (foto - @fauzanalfi)

Bandung - Wilayah Kelurahan Cisaranten Endah Kecamatan Arcamanik Kota Bandung kembali tergenang banjir, menyusul hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah Bandung, Senin (12/3/2018).

Akibat genangan banjir setinggi betis orang dewasa tersebut mengurung permukiman warga, khususnya di RT 01, 02 dan 03. Banjir juga melumpuhkan akses utama Jalan Cingised sepanjang 300 meter.

Warga terpaksa memasang portal dengan menggunakan batang bambu dan potongan kayu, agar kendaraan tidak dapat melintas jalan tersebut. Di sepanjang jalan tersebut, tampak sejumlah warga bersama anggota TNI, dan Linmas sibuk membersihkan jalan juga halaman rumahnya dari genangan air yang telah bercampur lumpur.

Beberapa petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung pun turut membantu warga, dengan menerjunkan mobil pompa yang terus menyedot air dari selokan warga. Beberapa petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan PMI Kota Bandung ikut berjibaku menerjang genanagan banjir untuk membantu evakuasi warga.

Berdasarkan hasil assesmen sementara yang di lakukan Tagana, sedikitnya 155 rumah dan 183 KK terdampak dari banjir di tiga RT itu. "Banjir dari kemarin sampai sekarang masih menggenang dan berdampak terhadap warga," kata Bendahara Tagana Kota Bandung, Neneng Romlah.

Menurutnya, sejak Minggu kemarin pihaknya telah menerjunkan sepuluh orang petugas yang bersiaga di berbagai titik. Mereka bertugas memantau dampak dari kondisi banjir dan berupaya mengevakuasi warga jika tinggi banjir semakin parah.

"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai dinas untuk masalah penyedotan air dan logistik, seperti beras dan mie instan yang dibagikan kepada warga. Saat ini yang dibutuhkan warga selain pakaian layak pakai juga selimut, beberapa warga juga membutuhkan popok untuk bayi dan juga orang dewasa," katanya.

Disebutkan, pihaknya hanya dapat menunggu bantuan berbagai peralatan penanggulangan banjir milik DPU Kota Bandung. "Kami menunggu datangnya bantuan untuk upaya lebih lanjut. Sebab selama tanggul itu belum diperbaiki, saat hujan datang pasti akan kembali banjir," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,