Usai Diperiksa Hakim PN Tangerang Langsung Ditahan KPK

Usai Diperiksa Hakim PN Tangerang Langsung Ditahan KPK

Hakim PN Tangerang Wahyu Widya Nurfitri digiring menuju mobil tahanan. (foto - ist)

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang Wahyu Widya Nurfitri selama 20 hari ke depan. Usai diperiksa di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Wahyu kenakan rompi oranye menuju ruang tahanan, Selasa (13/3/2018) sekitar pukul 22.30 WIB.

Mengenai kasus yang mernjertanya, Wahyu pun tak mau berkomentar saat keluar dari ruang pemeriksaan. Ia hanya menggelengkan kepala sambil masuk ke dalam mobil tahanan. Sementara tersangka lainnya Tuti Atika, panitera pengganti di PN Tangerang lebih dulu dibawa ke ruang tahanan.

Ia hanya menunduk dan tak menjawab pertanyaan wartawan. Setelah Tuti, pengacara bernama Agus Wiratno dan HM Saipudin ynsg diduga menjadi pemberi suap pun dibawa ke ruang tahanan. lalu pengacara bernama HM Saipudin. Saipudin mengaku tak memahami saat ditanya soal kasus yang melibatkannya.

Keempatnya ditahan di lokasi yang berbeda. Wahyu dan Saipudin ditahan di Rutan KPK, sedangkan Tuti ditahan di Rutan Pondok Bambu serta Agus di Rutan POM Guntur. "Penahanan untuk 20 hari ke depan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Sebelumnya, KPK menetapkan hakim dan panitera pengganti Pengadilan Negeri Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri dan Tuti Atika sebagai tersangka. Keduanya disebut-sebut menerima suap terkait gugatan perdata wanprestasi.

Diduga, suap diberikan dari Agus Winarto dan Saipudin yang disebut sebagai advokat. Mereka memberikan suap kepada Wahyu terkait gugatan perdata perkara wanprestasi. KPK menyebutkan, commitment fee terkait pengurusan itu sebesar Rp 30 juta. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,