Aparat Kewilayahan Merespon Positif Gerakan 'Walk to School'

Aparat Kewilayahan Merespon Positif Gerakan 'Walk to School'

Aparat Kewilayahan merespon positif Gerakan 'Walk to School'. (foto - Humas Pemkot Bandung)

Bandung - Sejumlah siswa sekolah di sekitar Jalan Merdeka mulai membudayakan berjalan kaki ke sekolah. Hal itu terkait dilaksanakannya gerakan "Walk to School" yang digagas Pemerintah Kota Bandung lewat Dinas Perhubungan sejak pekan lalu.
 
"Siswa jadi lebih banyak yang turun di dropzone, seperti di Jalan Aceh. Kebanyakan pelajar dari St. Angela dan Banjarsari. Keterlibatan dari pihak sekolah luar biasa, guru-guru juga ikut berpartisipasi dan petugas relawan lebih efektif," kata Direktur Program Gerakan Budaya Disiplin, Hendro Talenta saat on air di PRFM, Rabu (14/4/2018).
 
Menurutnya, di wilayah lainnya seperti kawasan Antapani juga terjadi hal yang sama. Bahkan, Gerakan Walk to School mendapat dukungan dan respon positif dari aparat kewilayahan.
 
"Kalau di Antapani setiap hari, sekolah dan masyarakatnya mendukung dan saya lihat ada kekompakan. Ada kolaborasi yang kuat dari warga, pihak kecamatan, RT/RW dan kompleks," ungkapnya. 
 
Meski demikian, lanjut Hendro masih ada beberapa catatan yang perlu dilakukan evaluasi. Salah satunya adalah banyak dari pengantar terutama roda dua yang masih tidak mengenakan helm kepada putra-putrinya. 
 
"Sejauh ini, harus dikoreksi yang mengantar pake motor masih tidak menggunakan helm. Namun teman-teman dari relawan terus menerus mengingatkan,” tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,