Jenazah Ponakan Raja Salman Disalatkan di Masjidil Haram

Jenazah Ponakan Raja Salman Disalatkan di Masjidil Haram

Pangeran Bandar bin Khalid bin Abdul Azis saat loncat dari lantai 2 di bandara London Inggris. (foto - Goldwater)

Mekah - Jenazah Pangeran Bandar bin Khalid bin Abdul Azis, salah seorang keponakan Raja Salman yang tewas setelah loncat dari lantai 2 di sebuah bandara di London pada Senin 12 Maret, telah diadakan salat ghaib di Masjidil Haram Mekah, Selasa 13 Maret.
 
Dilaporkan kantor berita Arab Saudi SPA, pengumuman resmi Kerajaan Arab Saudi hanya menyatakan, salat jenazah untuk Pangeran Bandar tersebut diadakan pada hari Selasa 13 Maret sore seusai salat Ashar.
 
Namun, video berdurasi 22 detik yang diduga menggambarkan kematian putra mendiang Raja Khalid itu telah mendunia. Pangeran berusia 53 tahun tersebut meloncat menjatuhkan diri dari lantai 2 bandara di London.
 
Sejumlah polisi akan menangkapnya dan akan mendeportasi ke negaranya, karena Pangeran Mohammed bin Salman itu tengah melakukan pemberantasan korupsi. Akhir 2017 lalu sekitar 200 orang yang kebanyakan pangeran, termasuk salah satu orang terkaya, yakni Pangeran Walid bin Talal ditangkap dan ditahan.
 
Pangeran Bandar bin Khalid juga hendak ditangkap dan dipulangkan ke kenegaranya. Ia memberontak dan meloncat dari lantai 2 hotel tempat ia menginap di London, yang disaksikan belasan orang lainnya.
 
Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan telah mengirim ucapan belasungkawa kepada Raja Saudi Salman, atas kematian keponakannya itu. Demikian juga Perdana Menteri dan Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum dan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,