BPOM Beri Penjelasan Soal Mikroplastik pada Air Kemasan

BPOM Beri Penjelasan Soal Mikroplastik pada Air Kemasan

Salah satu pabrik air minum kemasan. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Organisasi kesehatan dunia (WHO) benar-benar serius menanggapi temuan mikroplastik, dalam beberapa merk air minum kemasan. Investigasi tentang temuan itu pun terus dilakukan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyampaikan imbauan agar konsumen tetap tenang. Keamanan, mutu dan gizi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang beredar di dalam negeri, sudah diatur dalam SNI AMDK (Wajib SNI) dan Peraturan Kepala BPOM.

"BPOM RI terus melakukan pengawasan pre-market dan post-market terhadap keamanan, mutu dan gizi produk pangan sesuai dengan standar yang berlaku," demikian penjelasan BPOM RI, Jumat (16/3/2018).

Dalam resminya keterangannya BPOM menyebutkan, mikroplastik merupakan isu yang sedang diamati perkembangannya. Penelitian tentang toksikologi mikroplastik bagi kesehatan manusia pun tengah dilakukan oleh berbagai lembaga di seluruh dunia.

Disebutkan, The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) hingga saat ini belum mengevaluasi toksisitas plastik dan komponennya. Oleh karenanya, belum ditetapkan batas aman untuk mikroplastik.

"Sejauh ini, Codex yang merupakan badan standar pangan dunia di bawah naungan FAO - WHO belum mengatur mengenai ketentuan tentang mikroplastik pada produk pangan," sebutnya.

Meski demikian, BPOM tetap memantau perkembangan isu cemaran mikroplastik dalam air kemasan tersebut. BPOM juga berkoordinasi dengan akademisi lintas keahlian, kementerian dan lembaga terkait. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,