Mahasiswi India Hujat Profesor Sebut Payudara bagai Melon

Mahasiswi India Hujat Profesor Sebut Payudara bagai Melon

Mahasiswi Farook Training College Negara Bagian Kerala India berunjuk rasa mengecam Profesor Jouhar Munavvir T. (foto - PTI)

Kozhikode - Kalangan mahasiswi  Farook Training  College Negara Bagian  Kerala India gelar  unjuk rasa mengecam  seorang profesor, yang membandingkan payudara perempuan dengan melon.

Para mahasiswi tersebut berdemonstrasi di jalanan sambil membawa potongan melon. Beberapa membawa foto mereka bertelanjang dada, sambil membawa melon dengan tulisan menolak larangan pengaturan baju.

Seperti dilansir laman BBC, Kamis (22/3/2018) semua itu bermula dari pernyataan Profesor Jouhar Munavvir T, saat ia memberi ceramah di Farook Training College. Ceramah itu direkam dan dibagikan di media sosial, setelah dipublikasikan oleh laman Dool News.

Dalam rekaman, Profesor Munavir T mengkritik mahasiswi yang hanya "mengalungkan kerudung di kepala, tanpa menutup bagian dadanya." "Padahal, itu adalah bagian tubuh yang menarik bagi pria. Mereka membiarkannya terbuka," sebut Profesor Munavir.

"Payudara jadi tampak tersembul seperti potongan melon, memperlihatkan betapa matangnya buah itu," lanjut rekaman suara profesor. Setelah rekaman itu didengar ribuan orang, para pengunjuk rasa berbaris melewati jalan-jalan Kozhikode India, sambil memegang irisan semangka dan melon serta spanduk yang mencela pernyataan profesor itu.

Sejumlah organisasi mahasiswa India pun ikut ambil bagian dalam unjuk rasa itu. "Ini bertentangan dengan semua wanita. Di negara bagian Kerala, komentar seperti itu tidak dapat ditoleransi," kata Nikhil P, sekretaris gabungan dari Federasi Pemuda Demokratis India. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,