Wisatawan Asing Meriahkan 'Earth Hour' di Ngurai Rai Bali

Wisatawan Asing Meriahkan 'Earth Hour' di Ngurai Rai Bali

Wisatawan asing turut peringati Earth Hour di Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali. (foto - ist)

Denpasar - Ratusan wisatawan asing turut berpartisipasi dalam kampanye peduli lingkungan "Earth Hour" di Bandara Ngurah Rai Bali, Sabtu (24/3/2018). Mereka berlalu lalang di terminal bandara meluangkan waktu untuk menandatangani petisi kampanye "Earth Hour".

Selain itu, mereka akan menukarkan kantong plastik yang dibawa, diganti dengan kantong tas kain sebagai bentuk dukungan pengurangan sampah plastik. Antaranya WNA dari Swiss, Tiongkok, Belanda, Kanada hingga Jerman.

PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyiapkan sebanyak ratusan tas kain, sebagai upaya kampanye lingkungan mengurangi sampah plastik. "Ada lebih dari 300 kantong kain kami siapkan untuk menggantikan kantong plastik yang digunakan oleh pengunjung," kata Co GM Bandara Ngurah Rai Rahadian Dewanto Yogisworo.

Menurutnya, kampanye itu bertujuan untuk peduli terhadap lingkungan, di mana sudah banyak limbah plastik yang susah terurai berserakan di Pulau Bali. Lewat gerakan kampanye itu diharapkan masyarakat nasional ataupun internasional sadar diri untuk turut mengurangi sampah plastik.

Dalam rangka "Earth Hour" pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pun memadamkan listrik di beberapa titik selama satu jam, untuk mendukung kampanye penghematan energi global "earth hour". "Kami ingin berkontribusi mengurangi pemanasan global, perubahan iklim serta mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik," kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devy W. A Suradji.

Menurut Devy, meski akan dilakukan pemadaman, tidak akan mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan di bandara itu karena dilakukan secara simbolis di beberapa titik tertentu. Penerangan listrik di sejumlah titik vital tetap dinyalakan karena mendukung kinerja penerbangan.

Sebagai bentuk sosialisasi, pengelola bandara menayangkan video "earth hour" di area publik di bandara yang dikelola Angkasa Pura I mulai 20-24 Maret 2018. Pemadaman listrik yang dikampanyekan secara global oleh organisasi lingkungan hidup dunia "World Wildlife Fund" (WWF)  dilakukan serentak di 13 bandara yang dikelola Angkasa Pura I. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,