Drone Mata-mata Milik Israel Jatuh di Lebanon Selatan

Drone Mata-mata Milik Israel Jatuh di Lebanon Selatan

Drone mata-mata Israel jatuh di wilayah selatan Lebanon. (foto - Reuters)

Beirut - Sebuah pesawat tak berawak (drone) mata-mata milik Israel dikabarkan jatuh di wilayah selatan Lebanon. Diduga, drone tersebut digunakan untuk memantau posisi Hizbullah.
 
"Sebuah pesawat mata-mata tanpa awak Israel  jatuh di antara Desa Beit Yahoun dan Baraachit dinihari," demikian bunyi laporan media milik Hizbullah, al-Manar al-Manar yang dilansir Reuters, Sabtu (31/3/2018).
 
Jatuhnya drone mata-mata tersebut dibenarkan oleh militer Israel. Dalam sebuah pernyataan, militer Israel menyatakan, drone itu jatuh bukan karena ditembak oleh Hizbullah, melainkan karena kesalahan sistem.
 
"Pesawat tak berawak itu jatuh karena kerusakan teknis. Insiden tersebut sedang ditinjau. Tidak ada risiko informasi yang bocor," sebutnya.
 
Kehadiran drone mata-mata Israel di tanah Lebanon itu sendiri datang di tengah memburuknya hubungan antara Tel Aviv dan   Beirut. Kedua negara terlibat perselisihan setelah Israel membangun sebuah tembok di perbatasan, yang menurut Lebanon tembok itu telah melewati batas wilayah Israel.
 
Israel dan Lebanon khususnya dengan Hizbullah, terakhir berperang pada tahun 2006. Para pejabat Israel dan Amerika Serikat menyatakan, Iran membantu kelompok itu membangun sejumlah pabrik untuk memproduksi peluru kendali presisi, atau mereparasi rudal jarak jauhnya dengan sistem panduan presisi. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,