Angin Kencang Sapu Blitar, 1 Warga Tewas & 40 Rumah Rusak

Angin Kencang Sapu Blitar, 1 Warga Tewas & 40 Rumah Rusak

Angin kencang di Blitar rusak puluhan rumah dan telan korban jiwa. (foto - ist)

Blitar - Seorang warga meninggal dunia dan dua orang lainnya terluka tertimpa pohon tumbang, ketika angin kencang menerjang wilayah utara Blitar. Angin itu juga menyapu sekitar 40 rumah warga hingga rusak.
 
Dampak paling parah terjadi di Kecamatan Nglegok. Angin kencang menerjang enam desa, yakni Kelurahan Nglegok, Desa Dayu, Modangan, Jiwut, Krenceng dan Bangsri. 
 
"Korban yang meninggal atas nama Ibu Kasini atau Mbok Jemprit berusia 60 tahun. Korban merupakan warga Modangan," kata petugas Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Charis, Minggu (1/4/2018).
 
Saat terjadi angin kencang disertai hujan deras, korban berteduh di gubuk tengah sawah. Tetangga korban sempat meminta korban untuk segera pulang. Namun, korban memilih bertahan hingga gubuk roboh tersebut tertimpa pohon yang tumbang.
 
Bupati Blitar Rijanto langsung mendatangi rumah duka. Selain mengungkapkan duka cita, ia juga memberikan bantuan kepada keluarga korban. Sementara di wilayah Penataran, mobil Honda CRV tertimpa pohon tumbang. Mobil itu milik Yudi pengurus Kolam Renang Penataran.
 
Wilayah lain yang terdampak cukup parah adalah Kecamatan Garum. Di dua kelurahan, yakni Tawangsari dan Bence, Pusdalop mendata sebanyak 7 rumah dan dua sekolah rusak tertimpa pohon tumbang. 
 
Selain itu, dua sekolah juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. Sekolah tersebut yakni SDN Tawangsari II dan Sekolah Madrasah Diniyah Miftahul Huda. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,