Toko Jamu Penjual Miras di Cipayung Depok Dirusak Massa

Toko Jamu Penjual Miras di Cipayung Depok Dirusak Massa

Massa merusak toko jamu di Jalan Raya Cipayung Kecamatan Cipayung Kota Depok. (foto - poskota)

Depok - Massa merusak sebuah toko jamu yang berada di Jalan Raya Cipayung Kecamatan Cipayung Kota Depok. Perusakan terjadi dipicu karena sejumlah warga Depok meninggal, akibat miras oplosan yang diduga dijual di toko itu.
 
"Massa merusak meja dan kursi di warung tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Rabu (4/4/2018). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat Polsek Pancoranmas dan Polresta Depok berhasil mengendalikan situasi.
 
Menurut Argo, peristiwa itu disebabkan adanya dua warga Pancoranmas Depok, yang meninggal akibat meminum miras oplosan di toko jamu itu. Warga yang baru saja mengantarkan jenazah salah satu korban ke pemakaman, langsung emosional begitu melintasi toko jamu tersebut.

"Para korban sebelumnya minum miras oplosan Gongseng Gaul (GG) di toko jamu tersebut," katanya. Setelah meminum miras oplosan, para korban merasakan gangguan kesehatan. Korban DK sempat dibawa ke RS Bakti Yudha tapi meninggal pagi tadi.
 
Korban AG alias Apol juga meninggal dunia dan tidak sempat dibawa ke rumah sakit. Sedangkan korban DA mengalami kritis dan masih dirawat di rumah sakit.
 
Sementara itu RS, penjual miras oplosan di Jagakarsa Jakarta Selatan ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih akan mengembangkan penyelidikan kasus itu. "Kita sudah naikan tersangka pemilik (penjual) kios itu atas nama RS," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolda Metro Jaya.
 
Kedelapan warga yang meninggal dunia, yakni berinisial W (32), AL (39), FS (38), YH 32), S (29), M (50), S (40) dan D (32). Sedangkan sejumlah warga lainnya masih kritis dirawat di rumah sakit. "Korban sudah 8 orang meninggal dunia. Tiga di RS Fatmawati, 3 di RSUD Pasar Minggu dan 2 lagi di RS Zahira Pasar Minggu," katanya.
 
Indra menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki keterkaitan antara korban yang meninggal dunia di Jakarta Selatan dan Depok. Seperti diketahui, enam warga di Depok juga tewas akibat miras oplosan itu. 
 
"Nanti kita akan kembangkan, ada informasi katanya habis minum di sini, pulangnya meninggalnya di Depok," tegas Indra. Sejauh ini, polisi telah menahan penjual miras tersebut. Ia disangkakan dengan Pasal 204 KUHP dan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,