Revitalisasi Taman Tegalega Tahap II Rampung Akhir 2018

Revitalisasi Taman Tegalega Tahap II Rampung Akhir 2018

Pedagang bunga potong dan tanaman hias di Tegallega diberi waktu hingga 26 April 2018. (foto - ist)

Bandung - Revitalisasi Taman Tegallega tahap 2 ditargetkan selesai dalam 6 bulan ke depan, atau akhir tahun 2018. Pemkot Bandung memberikan tenggat waktu kepada para pedagang bunga potong dan tanaman hias di Tegallega, segera pindah ke tempat relokasi maksimal hingga 26 April 2018.

Menurut Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Iming Ahmad sudah dari tahun 2017 pihaknya menyampaikan informasi itu, namun masih banyak pedagang belum pindah.

Padahal, di lahan sebelah barat sudah dibangun kios baru oleh pihak koperasi hanya tinggal diisi oleh para pedagang. "Itu juga sementara karena nanti punya lahan di luar kawasan Tegallega. Selama belum ada penataan, masih bisa berjualan," kata Iming Ahmad, Rabu (4/4/2018).

Lahan sebelah barat yang menjadi lokasi baru para pedagang, dinilainya cukup memadai. Namun diakui masih banyak pedagang yang mengeluh karena berbagai hal. "Keluhan kemungkinan masih ada terutama pedagang tanaman hias, karena mungkin ada tanaman yang sudah tumbuh di lahan itu," katanya.  

Status lahan yang masih ditempati para pedagang saat ini tidak disewakan, dan hanya dipungut biaya retribusi. "Kami hanya memungut biaya retribusi, tidak ada sewa lahan. Kami harus segera menggunakan lahan itu untuk penataan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bandung Dadang Iriana menyatakan, di Tegallega sendiri saat ini tercatat ada sebanyak 114 kios pedagang bunga potong dan tanaman hias. "Kemarin sudah ada audiensi dengan pedagang dan intansi terkait. Intinya para pedagang sudah terlalu nyaman tinggal di sana, sehingga menolak direlokasi," katanya.

Dadang menyatakan, Pemkot Bandung sendiri telah menyediakan lahan di parkiran barat Tegallega untuk para pedagang. Namun mayoritas dari menolak keras pemindahan ini dikarenakan tempat relokasi terbilang kecil, yakni seluas 4x4 meter. "Yang jadi masalah adalah ukuran kios baru,” katanya.

Diharapkan, seluruh pedagang bisa segera pindah sebelum waktu yang ditentukan oleh Pemkot Bandung. Jika hingga nanti mereka tak kunjung pindah, maka pihak satpol pp siap melakukan penertiban. "Kalau keukeuh tinggal di sana mungkin nanti ada penertiban sesuai dengan kewenangan kami dan DPKP3 Bandung,” tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,