Dua Orang Tewas, Asisten Masinis KA Sancaka Tergencet

Dua Orang Tewas, Asisten Masinis KA Sancaka Tergencet

Truk trailer hancur tak lagi berbentuk setelah tabrakan dengan KA Sancaka di perlintasan kereta Km 215+8 antara Stasiun Kedungbanteng - Walikukun Kabupaten Ngawi. (foto - Polda Jatim)

Ngawi - Akibat kecelakaan kereta api (KA) Sancaka yang terjadi perlintasan kereta Km 215+8 antara Stasiun Kedungbanteng - Walikukun Kabupaten Ngawi Jumat petang sekitar pukul 17.40 WIB, dilaporkan dua orang meninggal di lokasi kejadian.

Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk trailer yang bermuatan kosong bergerak melintasi rel kereta api yang tanpa penjaga. Saat bersamaan muncul KA Sancaka Yogyakarta - Surabaya yang meluncur dari arah barat menuju timur, sehingga terjadi tabrakan.

"Dua unit gerbong kereta keluar lintasan. Sementara masinis dan satu orang pekerja dobel track rel tergencet hingga meninggal dunia di lokasi. Kebetulan di lokasi sedang dilakukan pekerjaan double track," kata Pranatal, Jumat (6/4/2018) malam.

Selain menghantam satu unit truk trailer dan menewaskan dua orang, peristiwa itu juga menyeret satu unit mobil Toyota Avanza dengan nopol L 1356 B. "Mobil itu tak ada penumpangnya hanya parkir dan terkena imbas dari kejadian itu," lanjutnya.

Kecelakaan itu juga mengakibatkan satu orang asisten manis luka berat dan dilarikan ke Puskesmas Sambirejo. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari Polres, BPBD, dan warga setempat. Polres Ngawi mengerahkan truk derek untuk mengevakuasi bangkai truk trailer dan mobil.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera menyatakan, pihaknya belum menjelaskan secara rinci identitas korban meninggal dunia. Selain itu, ada pula korban luka berat akibat tergencet bagian badan kereta, yakni asisten masinis. "Asisten masinis koma dirawat di RS Atin Ngawi," katanya.

Sebelumnya, Humas PT KAI Daop 7 Supriyanto mengungkapkan, akibat kecelakaan itu perjalanan KA dari arah Madiun menuju Jakarta atau Bandung diputar kembali ke arah Surabaya, untuk selanjutnya dibernagkatkan melalui jalur Utara.

"KAI Daop 7 secepatnya akan melakukan pemulihan agar perjalanan KA bisa normal kembali," ujarnya. Menurutnya, seluruh penumpang KA Sancaka rencana akan dinaikkan bus menuju ke tujuan. Sementara proses evakuasi lokomotif sedang dilakukan saat ini. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,