Kecelakaan KA Sancaka, Sopir Truk Ditetapkan Jadi Tersangka

Kecelakaan KA Sancaka, Sopir Truk Ditetapkan Jadi Tersangka

KA Sancaka setelah terguling dihantam truk trailer di Ngawi Jatim. (foto - ant)

Ngawi -  Mohammad Sholeh (40 tahun) ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Ngawi, dalam peristiwa kecelakaan KA Sancaka dengan truk trailer di Km 251+8 Kedungbanteng-Walikukun Kabupaten Ngawi, pada Jumat petang. Kecelakaan itu menyebabkan masinis KA Sancaka bernama Musthofa meninggal.
 
Sholeh adalah sopir truk yang terlibat kecelakaan. Warga Bojonegoro itu dinilai melakukan kelalaian hingga menyebabkan hilangnya nyawa. "Tersangka dijerat Pasal 359 KUHP subsidair Pasal 360 KUHP, tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain," kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu, Minggu (8/4/2018).
 
Penetapan tersangka dikeluarkan penyidik setelah memeriksa lima saksi, termasuk tersangka. Empat saksi lain yang dimintai keterangan, yakni dua saksi pekerja double track dari KAI dan dua saksi dari kontraktor mitra KAI. "Tersangka juga ditahan," kata Pranatal.
 
Menurutnya, saat kejadian tersangka mengemudikan truknya dan mengangkut bantalan kereta untuk proyek double track. Lokasi proyek sekitar 20 meter dari lokasi kecelakaan.
 
"Seharusnya pekerjaan sudah selesai pada pukul 17.00, tapi tersangka masih mengangkut bantalan kereta. Kejadiannya kan pukul 18.45," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,