12 Korban Tewas, 2 Kios Jual Miras di Cicalengka Digerebek

12 Korban Tewas, 2 Kios Jual Miras di Cicalengka Digerebek

Petugas gabungan gerebek kios penjual miras oplosan di Kampung Kebon Suuk dan Kampung Bojong Asih Kecamatan Cicalengka. (foto - ist)

Bandung - Sedikitnya dua kios yang diduga menjual minuman ekras (miras) oplosan digerebek petugas gabungan. Kedua kios itu berada di Kampung Kebon Suuk Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka, dan Kampung Bojong Asih Desa Cicalengka Wetan Kecamatan Cicalengka.

"Ketika petugas gabungan ke lokasi penjualan miras, para pemilik sudah tak ada di tempat. Diduga mereka telah melarikan diri setelah tahu miras buatannya menyebabkan belasan orang tewas," kata Kabid Humas Polda Jabar Trunoyudho Wisnu Andiko didampingi Kapolres Bandung Irwan Hermawan, Minggu (8/4/2018).

Menurut Tono, penggerebekan dilakukan setelah ada laporan dari warga dan korban selamat terkait pesta miras oplosan. Tim gabungan terdiri atas Kapolres Bandung didampingi Muspika Kecamatan Cicalengka, anggota Polsek Cicalengka, anggota Koramil 0903/Cicalengka dan anggota Satpol PP Kabupanten Bandung, melanjutkan sidak ke tempat yang diduga menjual miras oplosan.

Dari kedua kios itu, tim gabungan menyita 75 botol minuman keras dan tiga tong besar berisi tuak. Seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Cicalengka. "Untuk kandungan miras oplosan, kami masih menyelidiki," kata Truno.

Disebutkan, korban tewas akibat miras oplosan di Cicalengka Kabupaten Bandung bertambah hingga menjadi 12 orang. Sebelumnya, 27 orang berpesta miras, satu per satu korban tewas sejak Kamis hingga Minggu 8 April 2018.

"Terakhir, sore tadi satu yang ikut pesta miras oplosan meninggal dunia, setelah dirawat di rumah sakit. Total, hingga Minggu malam, telah ada 12 orang yang tewas,” katanya.

Ke-12 orang itu sebagian besar warga Kecamatan Cicalengka, dan sebagian lagi warga Rancaekek, Cikancung dan Cileunyi. Ada juga yang tercatat sebagai warga Kabupaten Sumedang.  "Mereka berasal dari berbagai kalangan dan usia. Korban tewas termuda berusia 18 tahun," tegas Trunoyudho.

Ia menyebutkan, peristiwa itu bermula dari pesta miras oplosan di kawasan Cicalengka, Kamis 5 April 2018 lalu. Miras oplosan diduga dibeli dari kios di Jalan Raya Cicalengka Desa Babakan Peuteuy Kecamatan Cicalengka. Ada 27 orang yang ikut pesta miras tersebut.

Setelah menenggak miras, mereka merasa pusing dan mual-mual. Ada juga yang tewas tak lama setelah kejadian. Kebanyakan dirawat di RSUD Cikopo di Cicalengka. Ada juga yang dirujuk ke RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung.

Trunoyudho menambahkan, masih ada 10 orang yang dirawat di RSUD Cikopo Cicalengka. Sementara 6 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang. "Mengenai penyebab kematiannya kami masih menunggu penjelasan tim medis. Kapolres sudah meminta izin kepada keluarga korban tewas untuk melakukan otopsi," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,