Warga Cicalengka Gelar Aksi Damai Pemberantasan Miras

Warga Cicalengka Gelar Aksi Damai Pemberantasan Miras

Bentangkan kain putih sepanjang 25 meter untuk menggalang tanda tangan masyarakat. (foto - ist)

Bandung - Ratusan warga menggelar aksi damai di bawah Jembatan Cikopo Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, untuk menyampaikan dukungan kepada kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) oplosan, Kamis (12/4/2018).

Aksi damai warga Cicalengka itu dimotori oleh Forum RW Desa Babakan Peuteuy, yang menyampaikan keprihatinannya terhadap banyaknya warga Cicalengka dan daerah lainnya yang meninggal dunia akibat mitas oplosan.

Aksi tidak hanya berorasi, tapi membentangkan kain berwarna putih sepanjang 25 meter untuk menggalang tanda tangan masyarakat, sebagai bentuk dukungan kepada kepolisian agar tegas dalam memberantas minuman keras.

Menurut Ketua Forum RW Desa Babakan Peuteuy, Dwi Warso aksi yang melibatkan banyak masyarakat dari berbagai kalangan itu untuk memberikan semangat kepada aparat, yang tengah berupaya memberantas miras. "Kami harap aparat bisa memberantas peredaran miras sampai ke akar-akarnya," katanya.

Masyarakat melalui Forum RW sudah melakukan kesepakatan dengan pemerintah desa, tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi segala kegiatan peredaran minuman keras di Cicalengka, khususnya di Desa Babakan Peuteuy.

Tindakan inisiatif masyarakat dalam membantu tugas kepolisian dapat mencegah dan menyelamatkan warga dari kebodohan mengonsumsi miras. "Kami mohon bantuan juga ke Pemkab Bandung dan Polres agar terus mengawasi dan menindak segala bentuk peredaran miras," katanya.

Dwi berharap, siapa pun penjual maupun oknum aparat yang terlibat dalam peredaran miras dapat ditindak dan diproses sesuai hukum yang berlaku. "Jika ada yang menjual harus diberi sanksi berat," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,