Jalan Terputus, Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bogor

Jalan Terputus, Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Bogor

Akses di Dramaga Kabupaten Bogor terputus akibat longsor yang terjadi pada Sabtu 14 April 2018. (foto - @yogisuprayogi41

Bogor - Kabupaten Bogor selama dua hari terakhir ini  diguyur hujan deras yang  mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah titik wilayah. Dampak terparah terjadi di Kecamatan Jasinga, banjir menyebabkan sejumlah rumah terendam dan akses jalan terputus.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengatakan, beberapa wilayah terjadi bencana, antara lain di Kecamatan Pamijahan dan Jasinga. "Paling terdampak di Kecamatan Jasinga, ada tiga desa yang terdampak bencana yakni Desa Curug, Lugalajaya dan Pamegarsari, di mana akses jalan terputus," kata Budi, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, hujan deras dan durasi yang lama membuat aliran sungai Cikeam meluap dan merendam beberapa rumah hingga ketinggian 30 sentimeter. Sedikitnya sembilan rumah terdampak dengan 10 KK dan 41 jiwa. "Tidak ada korban jiwa. Dua jembatan penghubung Kampung Sasak dan Kampung Sawah terendam dan rawan ambruk," katanya.

Bencana banjir disertai tanah longsor juga terjadi di Kampung Cimaok RT 01/01 Desa Lugala Jaya Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor sejak Jumat petang. Hujan deras juga menjadi penyebab meluapnya air di aliran Kali Cilingcir dan merendam beberapa rumah.

Sedikitnya tiga rumah terdampak mencakup empat KK dan 11 jiwa. Akibatnya, jembatan semi permanen yang menjadi penghubung antara Kampung Cimaok dan Kampung Lebak Huni hanyut terbawa arus sungai.

Banjir dan longsor lainnya terjadi di Kampung Curug RT 01/01 dan Kampung Baru RT 01/04 Desa Curug Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor. Hujan menyebabkan aliran air kali Cibereum meluap dan merendam dua rumah. Banjir juga memutus jalan yang menghubungkan dua kampung.

"Dua rumah dengan dua KK terdampak akibat banjir dan longsor ini. Jalan desa yang menghubungkan antara Kampung Baru dan Kampung Liud Bojongsoang longsor sebagian, akibat terkikis aliran kali Cibeureum. Panjang longsoran sekitar 20 m dengan lebar sekitar tiga meter," lanjut Budi.

Sementara itu, tanah longsor juga menimpa Kampung Cikuda Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Hujan yang terjadi Jumat lalu mengakibatkan tebing setinggi 15 meter dan panjang enam meter longsor. "Longsor mengancam dua rumah warga yang berada di atas tebing. Longsor juga menutup akses jalan warga," katanya. Dua rumah dengan tiga KK menjadi korban akibat longsor tersebut.

Longsor lainnya terjadi di Kampung Keroncong, RT 03/08 Desa Pamijahan. Hujan deras selama lebih dari empat jam menyebabkan tebing setinggi lima meter dan panjang enam meter longsor. Akibat dari longsor tersebut materialnya menimpa halaman serta ruang kelas MI Mujahidin. Longsor juga nenutup akses jalan setapak warga.

Untuk sementara bekas longsoran oleh BPBD ditutup dengan terpal. Dibutuhkan pula penanganan lebih lanjut karena dikhawatirkan terjadi longsoran susulan, yang bisa mengancam lebih banyak nyawa. "Pengendara menuju Jasinga dari arah Bogor sebaiknya lewat Cipining melewati Kampung Tipar lalu ke Panggilingan dan akan sampai di Jasinga," lanjut Budi.

Sementara bagi pengendara yang menuju Pangradin disarankan untuk menghindari jalur Limes, untuk mengambil arah dari Pangkalan Muncang. Sebab dari Taman Cagak ke kiri ada jalan amblas dan pohon tumbang. Di sebelah kanan pun jembatan Madih putus sejak banjir. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,