Killchestra Wujud Konser Burgerkill dengan Format Orkestra

Killchestra Wujud Konser Burgerkill dengan Format Orkestra

Konser Burgerkill bertajuk Killchestra di Sabuga Bandung, Minggu 15 April malam. (foto - Instagram)

Bandung - Selama 23 tahun berkiprah di dunia musik, Burgerkill berhasil mengawinkan musik metal dengan orkestra. Hal itu mereka tunjukkan, dalam konser bertajuk Killchestra di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Jalan Tamansari Kota Bandung, Minggu (15/4/2018) malam.
 
Burgerkill yang dihuni Eben dan Agung (gitar), Vicky (vokal), Ramdan (bas) dan Putra (drum) menyuguhkan sedikitnya enam nomor yang dikemas orkestra. Konser yang digagas DCDC dan Hellshow itu, Burgerkill merangkum aksi dalam tiga sesi. 
 
Sebelum sesi orkestra, di hadapan ribuan Begundal mereka menampilkan rentetan nomor hit dari empat album yang telah dirilis. Meski baru dimulai, para Begundal telah merespons aksi Burgerkill dengan headbanging dan moshing tiada henti. 
 
Sebagai starter, Eben dkk menyuguhkan Darah Hitam Kebencian dan Under the Scars tanpa jeda. "Begundal apa kabar? Senang malam ini bisa mengukir sejarah lagi. Ini untuk kalian semua," sebut Vicky, yang secara keseluruhan mereka tampal tak kurang dari 2,5 jam. 
 
Tanpa basa-basi, Vicky dkk terus menggeber performa dengan Sakit Jiwa dan Shadow of Sorrow. Bagi Burgerkill, Hellshow kali itu terbilang menjadi istimewa. Pasalnya, selain mereka tampil juga 12 band yang telah hadir sejak pagi. 
 
Di sesi orkestra dimulai, satu persatu musisi dari kelompok Encore Orchestra naik pentas. Di bawah pimpinan Alvin Witarsa, mereka mengumandangkan intro nomor Burgerkill dalam dominasi instrumen musik gesek. Lepas dari itu personel Burgerkill pun masuk ke panggung. 
 
Sesi orkestra dimulai dengan Anjing Tanah dan Penjara Batin. Gempuran musik sarat distorsi berpadu dengan musik orkestra yang elegan, memberi pengalaman berbeda kepada para metalhead. "Malam ini pembuktian buat kami semua, kalau komunitas ini besar. Di sesi kedua ini kami menampilkan sisi elegan Burgerkill. Terima kasih untuk kelompok Encore Orchestra yang diprakarsai Alvin Witarsa," ungkap Vicky.
 
Pada sesi terakhir menjadi sesi Burgerkill memperkenalkan materi terbaru dari album Adamantine. Di sesi ini, mereka tampil berseragam mengenakan kemeja abu-abu dengan tulisan Burgerkill dan gambar sampul album Adamantine. Yakni seekor beruang grizzly di bagian belakang. 
 
"Mudah-mudahan kegiatan malam ini menjadi inspirasi untuk kita semua. Akhirnya album kelima kami dirilis setelah tujuh tahun. Tadinya, kalau enggak rilis, bubar sajalah. Alhamdulillah Adamantine sudah dirilis hari ini," tegas Vicky.
 
Di sesi ini, Burgerkill menghabiskan energi mereka bersama para Begundal. Dari sembilan trek yang ada di album Adamantine dengan menampilkan empat nomor. "Sekali lagi terima kasih karena kalian telah mencatat sejarah bersama kami. Mari kita habiskan energi di lagu terakhir ini," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Musik,
Tags:,