3 Warga Tewas Puluhan Luka, Banjarnegara Tanggap Darurat

3 Warga Tewas Puluhan Luka, Banjarnegara Tanggap Darurat

Jumlah korban tewas dan terluka terus berambah pasca-gempa yang mengguncang banjarnegara. (foto - BPBD)

Banjarnegara - Korban tewas akibat  bencana gempa bumi di Kabupaten Banjarnegara  bertambah menjadi 3 orang.  Mereka ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian dan sebagian di runah sakit, setelah mendapat pertolongan medis.

"Korban meninggal dunia menjadi tiga orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Sarwa Pramana, Rabu (18/4/2018).

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Jawa Tengah, menginformasikan, sebanyak 316 bangunan rumah di Kecamatan Kalibening rusak akibat gempa 4,4 SR yang mengguncang wilayah setempat.

"Berdasarkan hasil pendataan sementara, diketahui 316 bangunan rumah rusak akibat gempa," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman. Dari total 316 rumah rusak, 62 unit di antaranya berlokasi di Desa Kertosari. Sedangkan 217 lainnya berada di Desa Kasinoman dan 37 unit di Desa Plorengan.

Gempa lanjutnya, juga merusak sejumlah fasilitas umum, yakni tiga masjid, satu mushala dan satu gedung sekolah SMPN 2 Kalibening. Sejauh ini, jumlah pengungsi sekitar 526 KK yang tersebar di beberapa titik pengungsian, yaitu Desa Kasinoman, Kertosari, Plorengan dan Desa Sidakangen.

"BPBD telah membuka posko darurat bencana gempa bumi Kecamatan Kalibening selama tujuh hari ke depan," katanya. BPBD juga telah melakukan evakuasi warga korban bencana ke titik aman atau titik pengungsian. Pos Pengungsian juga telah dibuka di empat desa yang dibagi beberapa titik di masing-masing desa.

Oleh karena itu, Pemkab Banjarnegara telah menetapkan status tanggap darurat bencana atas musibah gempa tektonik tersebut. "Status tanggap darurat telah diberlakukan selama 14 hari ke depan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jateng, Sarwa Pramana.

Sarwa belum menyebutkan detil sejak kapan tanggap darurat diberlakukan. Sebab, malam ini Pemkab Banjanegara bersama BPBD setempat dan seluruh unsur terkait masih rapat koordinasi, untuk menyusun skema penanganan bencana warga terimbas bencana.

Ketiga korban meninggal di antaranya: 

- Asep (13) pelajar, warga Desa Kasinoman Kecamatan Kalibening Banjarnegara

- Asri (100) petani, warga Dusun Bakalan Desa Kertosari RT 3/2, Kecamatan Kalibening Banjarnegara (meninggal saat dirawat di RSUD Banjarnegara)

- Sumardi (80), warga Desa Kertosari Kecamatan Kalibening Banjarnegara. 

Sedangkan korban luka yang sementara dirawat di Puskesmas Kalibening terdapat 19 orang. Sedangkan korban yang sudah dievakuasi ke RSUD Banjarnegara terdapat dua orang yakni:

- Pundar Susanti (25), tani, warga Dusun Tasari Desa Plorengan RT 2/3, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara (luka di dahi dan pelipis terkena material reruntuhan rumah)

- Darmo (33), Gunung Tawang RT 2/1 Desa Kertosari, Kecamatan Kalibening Banjarnegara (luka Punggung dan dada). (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,