Diselidiki Keterlibatan Aparat Produksi Miras di Cicalengka

Diselidiki Keterlibatan Aparat Produksi Miras di Cicalengka

Wakapolri Komjen Syafruddin lakukan ekspose di rumah mewah big bos miras Samsudin Simbolon Jalan Raya Bandung-Garut Kabupaten Bandung. (foto - ist)

Bandung - Bos minuman keras (miras) oplosan Samsudin Simbolon ternyata sudah sejak dua tahun memproduksi miras racikan, yang dilakukan di bunker rumah mewahnya di kawasan Cicalengka Kabupaten Bandung.

Sejauh ini, usaha mereka tidak terendus oleh pihak kepolisian dan berjalan lancar, hingga terjadinya keracunan miras miliknya. Sebanyak 45 warga Cicalengka pun tewas.

"Sampai sekarang ini tidak ada keterlibatan aparat," kata Wakapolri Komjen Syafruddin saat ekspose di rumah mewah big bos miras Samsudin Simbolon di Jalan Raya Bandung - Garut Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/2018).

Menurutnya, polisi masih akan menyelidiki adanya keterlibatan aparat baik TNI maupun Polri. "Polri jangankan terlibat, mendiamkan saja atau dia tahu ada penjual miras oplosan, kita akan melakukan tindakan. Saya yakin TNI juga akan melakukan itu," katanya.

Samsudin sudah menjalankan bisnis mirasnya selama dua tahun. Hasil bisnis tersebut diduga dibelikan sejumlah aset. Rumah mewah dan perkebunan sawit di Banyu Lencir, perbatasan Sumatera Selatan (Sumsel) - Jambi pun diduga hasil dari bisnis miras.

Pihak kepolisian saat ini tengah fokus dalam kasus miras oplosan racikan, yang menewaskan 45 orang tersebut di kawasan Cicalengka Kabupaten Bandung tersebut. Polisi akan menggali keterangan dari empat orang yang sudah diamankan. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,