Puluhan Ribu Botol Miras Digilas di Alun - alun Cicalengka

Puluhan Ribu Botol Miras Digilas di Alun - alun Cicalengka

Pemusnahan ribuan botol miras berbagai merek di Alun-alun Cicalengka Kabupaten Bandung. (foto - ist)

Bandung - Jajaran Muspida Bandung memusnahkan sekitar 31.000 botol minuman keras (miras) oplosan) dari berbagai merek di Alun-alun Cicalengka Desa Cicalengka Kulon Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/2018).
 
Dari puluhan ribu botol miras yang dimusnahkan itu antara lain lebih 5.000 miras oplosan yang mematikan dilaksanakan pasca-ekspos gembong peracik sekaligus pemilik pabrik miras oplosan, di rumah mewah milik tersangka SS di Jalan Raya Bypass Cicalengka Kabupaten Bandung.
 
Menurut Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan, pemusnahan puluhan ribu botol miras itu dijadikan sebuah momentum yang baik. "Ini bukti kerja keras kita dari hasil penanganan miras oplosan di Jalan Bypass Cicalengka, dan hasil di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung. Jadikan ini sebagai momentum di Cicalengka tak ada lagi peredaran miras," katanya.
 
Ia menyatakan berduka atas meninggalnya puluhan warga Kabupaten Bandung setelah menenggak miras oplosan. "Berbagai upaya sudah dilakukan, baik TNI, Polri dan Pemkab Bandung. Kami mengajak kepada masyarakat untuk ikut mengawasi peredaran miras di Kabupaten Bandung," kata Kapolres.
 
Menurutnya, bentuk pengawasan itu mulai dari hal terkecil di lingkungan keluarga. "Jika anak-anak mereka diduga minum miras untuk segera ditegur. Apalagi, seorang bapak sebagai pemimpin di dalam keluarga. Anak merupakan titipan," tegas Indra.
 
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser pun menyatakan agar kejadian di Cicalengka itu diambil hikmahnya. Ia tak berharap masyarakat masih memiliki mental senang minum minuman keras. "Miras meracuni generasi muda," katanya.
 
Bupati mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri dalam penanganan kasus miras oplosan di Cicalengka. "Ini hadiah Hari Jadi ke-377 Kabupaten Bandung dengan ditangkapnya gembong minuman keras. Mari kita kerjasama untuk memberantas miras," kata Dadang.
 
Ia mengatakan, para korban miras oplosan di Cicalengka, khususnya yang bisa diselamatkan akan dilakukan pembinaan. "Pemkab. Bandung siap melakukan pembinaan. Apalagi, ada gejala mengganggu masyarakat dan mengarah pada kenakalan remaja dan sikap tidak produktif".
 
Menurutnya, penanganan perkara peredaran miras di Kabupaten Bandung ini, di antaranya melalui langkah tipiring dan lebih tingginya harus ditangani melalui Undang-Undang. Korban miras oplosan di Kabupaten Bandung yang mencapai puluhan orang sebagai hari berkabung. Ia berharap, gembong miras oplosan yang sudah tertangkap dihukum seberat-beratnya dan dikenakan pasal berlapis.
 
"Kita tak usah takut yang membekingi peredaran miras, agar ada tindakan dari atasannya. Apalagi sudah banyak barang bukti miras oplosan yang disita. Pabrik miras oplosan di Cicalengka sudah ditemukan, kita temukan pabrik lainnya," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,