Kirmir Jebol, Jalan Alternatif Padjadjaran - Pasteur Ditutup

Kirmir Jebol, Jalan Alternatif Padjadjaran - Pasteur Ditutup

Kirmir Sungai Citepus di kawasan Pasteur jebol akibat tergerus hujan deras yang mengguyur Kota Bandung. (foto - Humas)

Bandung - Kirmir Sungai Citepus yang berada di kawasan Pasteur jebol, akibat tergerus hujan deras yang mengguyur Kota Bandung. Dinding kirmir tersebut jebol sepanjang 20 meter dengan kedalaman 7 meter, imbas derasnya air.

Akibatnya jebolnya kirmir tersebut, akses jalan alternatif yang biasa digunakan oleh pengendara dari arah Jalan Padjadjaran menuju Jalan Pasteur terpaksa ditutup untuk sementara.

"Untuk sementara tidak bisa digunakan sebagai Jalan Alternatif Padjadjaran - Pasteur (Dr. Djunjunan). Kami khawatir jalan amblas, sehingga untuk sementara waktu hanya bisa dilewati roda dua. Roda empat belum bisa karena takut amblas," kata Camat Cicendo Fajar Kurniawan, Senin (23/4/2018).

Menurut Fajar, kirmir tersebut memang sudah lama tidak dilakukan perawatan sehingga rawan jebol jika hujan turun dengan intensitas deras. Untuk sementara petugas kewilayahan pun sudah ditempatkan di sejumlah lokasi untuk memberikan imbauan kepada masyarakat.

"Lokasi jebolnya kirmir dijaga oleh Linmas setempat termasuk dari Griya Djunjunan," tegasnya. Selain itu, akibat hujan deras kemarin sejumlah rumah yang berada di RW 2 dan RW 7 Kelurahan Husein pun terdampak banjir.

Terlebih beberapa rumah yang berada di sekitar bantaran Sungai Citepus. "Kami sudah tindak lanjuti, ada sekitar 48 rumah yang kena banjir di RW 7. Sedangkan di RW 2 ada rumah yang tergerus karena belakangnya ada retak-retak," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,