Kereta Api Hantam Bus Sekolah di India Tewaskan 13 Anak

Kereta Api Hantam Bus Sekolah di India Tewaskan 13 Anak

Kereta api hantam bus sekolah di Uttar Pradesh, India bagian utara. (foto - Zee News)

New Delhi - Sedikitnya 13 anak tewas dan lima orang lainnya kritis, dalam kecelakaan rangkaian kereta api menghantam bus sekolah di Uttar Pradesh, India bagian utara.

Dilansir AFP, Kamis (26/4/2018) anak-anak sekolah yang semuanya berusia di bawah 10 tahun, sedang dalam perjalanan ke sekolah saat insiden itu terjadi. Namun, tidak disebut ada berapa anak yang ada di dalam bus sekolah tersebut.

Tabrakan terjadi ketika bus sekolah yang ditumpangi anak-anak tersebut melewati perlintasan rel kereta setempat, yang memang tidak dijaga petugas.  India tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling mematikan di dunia.

Lebih dari 150 ribu orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di India pada setiap tahunnya. Begitu kuatnya hantaman saat tabrakan terjadi, bus sekolah pun terangkat ke udara hingga beberapa meter. Sedikitnya 10 anak yang ada di dalam bus sekolah tewas seketika. Tiga anak lainnya meninggal di rumah sakit.

"Tiga anak meninggal karena mengalami luka-luka yang dialaminya dan lima orang lainnya dalam keadaan kritis," sebut kepala dinas kesehatan distrik setempat, Akhilesh Kumar Singh.

Sementara tayangan televisi setempat menunjukkan, puluhan warga setempat berupaya keras menyelamatkan anak-anak yang terjebak di dalam bus sekolah yang ringsek.  Awal bulan ini, sedikitnya 23 anak-anak dan empat warga tewas saat sebuah bus sekolah terjun ke jurang sedalam 100 meter di sebelah utara New Delhi.

Penyelidikan mengungkapkan bahwa sopir bus sekolah itu kehilangan kendali atas kendaraannya. Untuk perlintasan rel kereta, India memang memiliki ratusan perlintasan rel kereta yang tidak dijaga dan sering menjadi lokasi kecelakaan.

Para pengguna jalan seringkali mengabaikan peringatan atau suara klakson kereta api yang akan melintas. Otoritas India telah berjanji akan memperbaiki setiap perlintasan rel kereta yang tidak dijaga petugas tahun depan, demi mengurangi kecelakaan. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,