KPK dan PPATK Menyentuh Hingga Luar Negeri

KPK dan PPATK Menyentuh Hingga Luar Negeri

Kantor KBRI di London.(Foto:Net)

Wa Ode-CikalNews.com
 
London - Korupsi tidak hanya masalah legal/hukum, tetapi mencakup sisi lainnya termasuk sosial budaya masyarakat untuk itu diperlukan upaya bersama untuk memberantas kejahatan yang dikategorikan sebagai "kejahatan luar biasa" (extraordinary crime) dengan efek yang sangat menghancurkan sendi-sendi kehidupan bangsa.

Hal itu terungkap dalam pertemuan dan ceramah warga Indonesia di Belanda dengan delegasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Bertempat di Aula Nusantara KBRI Den Haag pada Kamis, 20 November.

Sekretaris I Pensosbud KBRI Denhaag, Danang Waskito menyatakan di London, Minggu (23/11/2014) menyebutkan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto, dan Wakil Ketua KPK, Agus Santoso,menjadi narasumber dalam pertemuan dengan moderator Minister Counsellor Pensosbud KBRI Den Haag, Bonifatius A. Herindra. 

Acara dihadiri lebih dari 125 peserta termasuk Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Den Haag, Witjaksono Adji dan staf KBRI Den Haag, mahasiswa Indonesia di Belanda dan kelompok masyarakat lainnya.

Dalam paparannya, Bambang Widjojanto menyampaikan. permasalahan korupsi di Indonesia dan upaya yang dilakukan KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia serta pencapaian selama ini. 

Pada bagian lain paparannya, pimpinan KPK ini menyampaikan capaian positif lembaganya (KPK RI), diantaranya seluruh kasus korupsi yang ditangani KPK menang di pengadilan, serta penyitaan sebesar 1,178 triliun rupiah lebih yang dimasukkan ke kas negara dalam bentuk PNBP dari penanganan perkara. 

Bambang Widjojanto, menjelaskan berbagai upaya KPK di bidang kapasitas kelembagaan, penindakan, pencegahan, koordinasi/ supervisi dengan lembaga penegak hukum lainnya dan kerjasama strategis. (Ode)**
 
 
.

Categories:Internasional,