KNKT akan selidiki Peyebab Lion Air Tergelincir di Gorontalo

KNKT akan selidiki Peyebab Lion Air Tergelincir di Gorontalo

Pesawat Lion Air JT 892 rute Makasar - Gorontalo tergelincir di Bandara Djalaluddin Gorontalo Minggu 29 April 2018 sekitar pukul 18.35 Wita. (foto - ist)

Gorontalo - Komite Nasional Keselamatan Transportasi  (KNKT)  akan langsung melakukan penyelidikan mengenai penyebab pesawat Lion Air JT 892 rute Makasar - Gorontalo yang tergelincir di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Minggu (29/4/2018) sekitar pukul 18.35 Wita.

Berdasarkan keterangan Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Power Silalaho menyebutkan, pesawat tergelincir hingga ke bagian rumput di sisi bandara, sedangkan sayap pesawat berada di runway. Akibat kejadian itu, roda bagian depan pesawat pun patah.

Menurutnya, meski saat kejadian kondisi bandara tengah diguyur hujan deras, jarak pandang masih 6 kilometer dan tidak mengganggu penglihatan pilot. Namun ia belum bisa memastikan apakah ada human error atau tidak dalam kejadian tersebut.

Pihak Bandara Djalaluddin sendiri akan mendatangkan pesawat ATR untuk memindahkan badan pesawat Lion Air tergelincir tersebut, yang masih berada di sekitar runway.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT 892 rute Makasar - Gorontalo lepas landas pukul 17.29 Wita dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, dan mendarat di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo pada pukul 18.35 Wita. Pesawat mengalami kendala sesaat setelah mendarat.

"Ketika musibah itu terjadi, jarak pandang dilaporkan memenuhi persyaratan untuk melakukan pendaratan meski dalam kondisi hujan," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangannya.

Sejauh ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang dan kru sudah dievakuasi, dan sudah berada di ruang terminal Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,