Bocah 10 Tahun Tewas, Kokom Sesali Antre Sembako di Monas

Bocah 10 Tahun Tewas, Kokom Sesali Antre Sembako di Monas

Korban berjatuhan saat antre sembako digelar Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monas. (foto - ist)

Jakarta - Komariah atau Kokom (49) menyesali keberangkatannya untuk antre sembako yang digelar Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monas, pada Sabtu 28 April. Ia kehilangan anak bungsunya, M Rizki Syaputra (10) setelah meninggal dunia terinjak saat antre sembako.

Kokom menceritakan, awalnya ia mendapat kupon sembako dari seorang teman pada Jumat 27 April. Ia pun mengajak Rizki untuk pergi ke Monas. "Sampai di sana sudah ramai, Rizki pun sudah mengeluh lapar. Jadinya saya cari antrean makan dulu, enggak jadi yang sembako," kata Kokom di rumahnya Jalan Budi Mulia Pademangan Barat Pademangan Jakarta Utara, Selasa (1/5/2018).

Namun, antrean makanan sudah panjang. Ia berusaha mencari solusi dengan mengantre di belakang tenda, berharap bisa lebih cepat mendapatkan makanan. "Saya pikir enggak antre, ternyata ramai sekali. Sempat terdorong juga dari belakang tapi Rizki masih saya pegang. Pas ada dorongan dari depan, Rizki terlepas dari saya dan terinjak kakinya," katanya.

Kokom memilih keluar dari antrean untuk menyelamatkan Rizki. Namun tidak lama berselang Rizki muntah hingga lemas dan tidak bisa berdiri. Ia panik melihat anaknya sakit, berusaha meminta pertolongan kepada orang sekitar. Beruntung ada anggota TNI yang menolong dengan membawanya ke posko kesehatan. 

Peralatan medis ternyata tidak mendukung hingga akhirnya harus dirujuk ke RSUD Tarakan Jakarta Pusat. Nahas setelah menjalani perawatan, nyawa siswa SLB Dian Grahita itu tak tertolong. Anak keempat dari empat bersaudara itu meninggal, setelah menjalani perawatan di RSUD Tarakan, Minggu 29 April sekitar pukul 04.35 WIB. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,