Ratusan Mahasiswa Unpad Tuntut Rektor Segera Mundur

Ratusan Mahasiswa Unpad Tuntut Rektor Segera Mundur

Ratusan mahasiswa Unpad gelar unjuk rasa di Kampus Jalan Dipatiukur Bandung. (foto - ist)

Bandung - Massa yang terdiri atas mahasiswa dan tenaga kebersihan Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar unjuk rasa di depan Kampus Dipatiukur Bandung. Massa menuntut Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad turun dari jabatannya, karena berbagai kebijakannya dianggap salah dan merugikan, Rabu (2/5/2018).

Sang orator aksi Luthfi Hindrawan mengatakan, berbagai kebijakan rektor banyak yang merugikan mahasiswa maupun tenaga kerja. Misalnya, gaji yang diberikan untuk tenaga kebersihan sangat tidak layak, yakni Rp 750 ribu per bulan. Padahal, upah minimum di Kabupaten Sumedang saja sudah Rp 2 juta per bulan.

"Ini sangat tidak layak dan tidak manusiawi. Sudah punya anak tanggungan banyak. Mereka sama saja dengan kerja rodi," katanya di  sela-sela aksi. Dengan gaji sebesar itu, para tenaga kerja tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk makan keluarga saja tidak cukup, apalagi untuk biaya sekolah anak," katanya.

Ia pun menyesalkan langkah kampusnya yang melibatkan kepolisian (Brimob) dalam pengamanan kampus. Menurutnya, hal itu sudah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. "Informasi yang saya tahu, sudah ada kerja sama Unpad dengan pihak keamanan untuk melibatkan polisi. Polisi sudah ada di kampus sejak beberapa bulan lalu," katanya.

Padahal, lanjutnya aparat keamanan baik polisi maupun TNI tidak diperbolehkan berada di dalam kampus. "Meski untuk kepentingan pengamanan," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta Rektor Unpad segera turun dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab. "Dengan rektor sekarang, Unpad enggak ada perubahan. Lebih baik rektor turun dari jabatannya," tegasnya.

Akhirnya, sekitar pukul 10.15 WIB Tri Hanggono Ahmad menemui para pengunjukrasa. Ia mengajak massa berbicara di dalam area Kampus Unpad. Di bawah terik sinar matahari, massa menolak ajakan Tri Hanggono Ahmad untuk berbicara di dalam ruangan.

Enam poin tuntutan yang disuarakan massa:

- Menuntut Rektor Unpad dan jajarannya untuk mempertanggung jawabkan kinerja dan mengembalikan Unpad pada kondisi yang lebih baik

- Berikan transparansi keuangan secara mendetail hingga pada satuan program kegiatan dan sebaran unit kerjanya

- Berikan perlindungan, dukungan, dan jaminan kebebasan bagi mahasiswa dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan kegiatan mahasiswa.

- Berikan keadilan, kesejahteraan, dan kepastian bagi dosen, mahasiswa, dan K3L.

- Berikan jaminan hak-hak bagi pekerja, upah yang layak bagi pekerja serta angkat pekerja outsourcing menjadi karyawan tetap.

- Stop kebijakan sentralisasi dan libatkan masyarakat Unpad secara substantif dalam perumusan kebijakan. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,