Jelang Ramadhan, Aparat Tindak Tegas Penimbun Sembako

Jelang Ramadhan, Aparat Tindak Tegas Penimbun Sembako

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan Sidak ke sejumlah pasar di Kota Bandung. (foto - Humas Polda Jabar)

Bandung - Jelang bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar di Kota Bandung, Rabu (02/05/2018). Pasar yang menjadi tujuan sidak, yakni Pasar Sederhana dan Pasar Kosambi.

Sidak dilakukan Kapolda beserta jajaran dari Pemprov Jabar dan DPRD Jabar, untuk memastikan kestabilan pasokan dan harga sembako di pasar tersebut menjelang bulan suci Ramadhan.

Dalam kesemptan itu, Kapolda menyempatkan untuk mengunjungi dan berbincang dengan beberapa pedagang di Pasar Sederhana dan Pasar Kosambi. Antara lain para pedangan ayam potong, pedangang beras, pedagang sayur dan pedagang buah-buahan.

Diharapkan, jelang Ramadhan ini baik pasokan sembako maupun stabilitas harga harus stabil. Pasalnya, setiap jelang Ramadhan selalu dibarengi dengan adanya kenaikan harga dan juga kelangakaan pasokan sembako.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Bandung Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan guna  menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan di pasar-pasar 

Menurutnya, jika ditemukan indikasi penimbunan, tak segan pihaknya akan melakukan tindakan hukum. "Tentu saja kita akan melakukan tindakan tegas, terutama untuk kebutuhan pokok yang sangat tinggi, semisal daging, ayam dan beras," kata saat melakukan sidak di Pasar Soreang.

Menurut Firman, petugas kepolisian sejak tahun 2017 silam sudah diikutsertakan dalam satgas pangan. Oleh karena itu, ia mengaku jika pihaknya akan terus melakukan pemantauan ketersediaan dan lonjakan harga pangan di pasar di Kabupaten Bandung.

"Kegiatan ini dari tahun lalu sudah berjalan, hampir setiap hari kita melakukan pengecekan, terutama kita pantau masalah harga, jangan sampai timbul lonjakan tapi barang bayak ataupun sebaliknya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,