2 Wanita Jadi Tersangka Kasus ABG Bekasi Dijual ke Papua

2 Wanita Jadi Tersangka Kasus ABG Bekasi Dijual ke Papua

Polres Metro Bekasi tetapkan dua perempuan dalam kasus tindak pidana perdagangan orang. (foto - ist)

Bekasi - Dua perempuan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Bekasi, dalam kasus tindak pidana perdagangan orang dan eksploitasi anak. Korban, W (16) diduga dijual untuk menjadi pelayan di sebuah tempat hiburan malam di Nabire Papua. Kedua tersangka, yakni Ika Dewi Ratnawati (44) dan Novi (22).

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Jarius Saragih, kedua tersangka diamankan polisi di Warung Jaka Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur. Polisi membawa keduanya setelah ada laporan dari Hendrik (55), atas dugaan tindak pidana perdagangan orang dan eksploitasi anak pada Senin lalu.

"Setelah diperiksa intensif, kami menetapkan dua orang sebagai tersangka, ID dan N," kata Saragih, Rabu (2/5/2018). Ia mengatakan, hasil penyelidikan kedua tersangka dianggap terbukti melakukan tindak pidana perdagangan orang.

Pasalnya, keduanya merekrut anak di bawah umur untuk dipekerjakan sebagai pelayan di sebuah tempat hiburan di Nabire Papua. "Korban diberangkatkan ke Papua pada Februari lalu dengan menggunakan pesawat," tegas Saragih.

Ia mengatakan, kedua tersangka mendapatkan upah Rp 2 juta dari orang yang mempekerjakan korban di tempat usahanya di Papua. Sedangkan, korban sampai saat ini masih berada di Papua. "Kami masih mengembangkan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti kepolisian di sana untuk memulangkan korban," katanya.

Hendrik, orangtua korban menuturkan, anaknya tidak bisa pulang dari Nabire Papua karena dijerat utang. Selama hampir dua bulan, W yang baru lulus SMP dijerat utang sampai Rp 11 juta. Uang itu untuk akomodasi tiket pesawat, biaya hidup, tempat tinggal dan biaya pengobatan.

Kedua tersangka kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota. Dijerat dengan UU Perdagangan Orang dan Eksploitasi Anak, dan UU Perlindungan Anak. Ancamannya hukuman penjara selama 15 tahun. Barang bukti disita berupa telepon selular, buku tabungan dan kartu ATM. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,