Bandara Kertajati Mulai Promosikan Layanan Haji & Umrah

Bandara Kertajati Mulai Promosikan Layanan Haji & Umrah

BIJB Kertajari sosialisasikan pelayanan penerbangan calon jamaah haji dan umrah 2018. (foto - bijb)

Majalengka - Bandara Internasional Jawa Barat  (BIJB)  Kertajati Kabupaten Majalengka, mulai mempromosikan pelayanan penerbangan calon jamaah haji dan umrah 2018. Bandara yang akan dioperasikan pada 24 Mei 2018 itu, diperkenalkan langsung kepada sekitar 150 agen travel haji dan umrah‎ di area Terminal Bandara Kertajati.

"‎‎Ketika beroperasi tentu harapan kita bisa melayani kebutuhan masyarakat untuk haji dan umrah. Apalagi pasar untuk umrah tersebut sangat besar di Jawa Barat," kata Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra ‎dalam keterangannya, Rabu (2/5/2018) malam.

Virda menjelaskan, dari segi fasilitas Bandara Kertajati sudah cukup memadai untuk melayani penerbangan haji dan umrah. Fasilitas untuk kenyamanan calon jamaah juga disiapkan, yakni hadirnya lounge haji dan umrah seluas 1.300 meter persegi di area lantai tiga.

Begitu pun dengan panjangnya landasan pacu yang saat ini mencapai 2.500 meter. Dengan panjang tersebut, maskapai seperti Garuda Indonesia menawarkan pesawat Boeing 737 sebagai penyesuaian terhadap runway yang ada.

Karena untuk menggunakan Boeing 777 yang bisa direct ke Jeddah, runway bandara harus memiliki panjang sedikinya 3.000 meter. Sisa dari perpanjangan runway 500 meter saat ini akan dilaksanakan PT Angkasa Pura (AP) II, selaku operator bandara yang ditargetkan rampung Oktober 2018.‎

"Area terminal sudah sangat siap. Namun kalau ‎ia terbang menggunakan (Boeing) 777 atau Airbus, ada yang namanya technical landing. Kalau 777 itu harus ke Soekarno-Hatta mengisi bahan bakar. Kalau Airbus itu bisa (transit) ke Padang atau Batam," tegas Virda.

Sejauh ini, BIJB masih menanti Kementerian Agama (Kemenag) selaku pemilik otoritas, untuk pelayanan penerbangan haji 2018. Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah memberi sinyal, Bandara Kertajati dinilai layak untuk memberangkatkan haji tahun ini.‎

"Yang pasti kita siapkan semua. Apapun nantinya keputusan pemerintah untuk melayani penerbangan haji 2018 tersebut. Karena semua itu keputusannya ada di Kementerian Agama," sebut Virda. BIJB juga sudah melakukan kerja sama strategis dengan Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinnah.

Sementara itu, Kepala Bagian Sarana Perekonomian Setda Pemprov Jabar Andrie Kustria Wardana mewakili Gubernur Jabar, menyambut baik sosialisasi yang digelar BIJB tersebut. Saat ini progres pembangunan BIJB secara keseluruhan sudah mencapai 95 persen, dan akan mulai dilakukan soft launching pada 24 Mei 2018.

"‎Selaku pemegang saham mayoritas kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Sosialisasi seperti itu sangat penting. Sebab‎ kita sudah menghitung hari dan 22 hari ke depan Jabar akan memulai sejarah. Ini bisa dikatakan, kehadiran BIJB sebagai salah satu untuk memulai perkembangan baru wilayah Cirebon Raya," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,