Lahar Panas Gunung Kilauea di Hawaii Terjang Permukiman

Lahar Panas Gunung Kilauea di Hawaii Terjang Permukiman

Lahar panas Gunung Berapi Kilauea hancurkan sejumlah rumah di Hawaii. (foto - EPA)

Hawaii - Lahar panas  yang dimuntahkan Gunung Berapi Kilauea menghancurkan sedikitnya 5 rumah warga  di Hawaii, pada Sabtu waktu setempat. Selain itu, petugas mengungsikan sekitar 1.700 orang.

Dilansir Associated Press, Minggu (6/5/2018) Observatorium Gunung Berapi Hawaii menyebutkan, sejak meletus pada Kamis Gunung Kilauea telah membuka delapan ventilasi vulkanik yang memuntahkan dan mengalirkan lahar panas ke perumahan wilayah Leilani.

Para ilmuwan memprediksi, lahar panas dari Gunung Kilauea itu akan terus keluar dan membuka lebih banyak celah retakan. Warga yang dievakuasi juga diminta untuk mempersiapkan diri karena erupsi bisa terjadi hingga berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan ke depan.

"Saya tidak tahu seberapa cepat kami dapat kembali," kata Todd Corrigan, salah seorang warga yang dievakuasi. Ia bersama istrinya meninggalkan rumahnya di Perumahan Leilani, pada Jumat saat lahar panas memasuki tiga atau empat blok dari rumah mereka.

Menurut juru bicara wilayah Hawaii, Kanani Aton sejumlah penduduk diperbolehkan pulang sejenak untuk mengambil obat atau merawat hewan peliharaan. Namun, kepulangan mereka dengan syarat, ketika tingkat kandungan gas sulfur dioksida menurun.

Warga lainnya Tesha Montoya (45) mengatakan, tidak hanya ancaman gas beracun yang membuat keluarganya harus mengungsi. Ia paling mengkhawatirkan gempa bumi kecil yang terus terjadi. "Saya merasa seluruh sisi bukit akan meledak. Gempa itu yang membuat kami mulai berlari, sambil menggendong babi guinea dan kelinci kami ke dalam mobil," sebut Montoya.

Ia bersama suami dan anaknya tidak tahu berapa lama mereka harus mengungsi dari rumahnya. Ia pun kembali mengenang saat rumahnya dibangun hampir 20 tahun lalu. "Hati dan jiwaku ada di sana. Aku bukan apa-apa tanpa rumah itu. Rumah itu bagian dari keberadaanku," kenangnya.

Sementara itu, pada Sabtu malam waktu setempat celah retakan akibat gempa mulai berangsur tenang dan hanya mengeluarkan uap dan gas. Namun, ratusan gempa bumi kecil terus terjadi di wilayah tersebut.

Seperti diketahui, Kilauea merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia yang terletak di Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii. Dalam 35 tahun terakhir, Kilauea telah mengalami beberapa kali erupsi. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,